Selain Berikan Bantuan Kemanusiaan Anak Yatim , Wakil Ketua II DPC PDIP Lotim, Ahmad Amrullah Janjikan Bantuan Tempat Tangga Turun Nelayan Menuju Pantai Maringkik

- Penulis

Selasa, 24 Oktober 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

CERAKEN.ID – Wakil Ketua II bidang Kaderisasi dan ideologi DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Amrullah yang juga Caleg PDIP dapil 2 untuk DPRD Lombok Timur kembali melakukan aksi kemanusiaan di Pulau Maringkik Lombok Timur. Kali ini Ahmad Amrullah memberikan santunan kepada Belasan Anak Yatim Di pulau Maringkik , khusus Dusun Bat agar mereka bisa bersuka cita menikmati harinya tanpa kehadiran sosok orang tuanya.

Selain memberikan santunan kepada anak yatim , DPC PDIP Lombok Timur juga berjanji akan membantu sejumlah semen dan bahan lainnya untuk rabat jalan tempat tangga para nelayan turun ke laut agar tertata dengan baik dan aman dipakai untuk turun naik menuju Pantai.

Menurut Ahmad Amrullah, DPC PDIP Lombok Timur akan terus menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan untuk masyarakat Lombok Timur yang membutuhkan, khususnya warga yang kurang mampu.

“Aksi Kemanusiaan DPC PDIP Lombok Timur di pulau Maringkik semata-mata karena kepentingan moral tanpa ada tendensi politis. Sesuai Amanah Ketua DPD PDIP NTB , Kak Tuan Rachmat Hidayat , kami semua diminta untuk peka dan peduli terhadap ‘wong cilik’ yang memerlukan uluran tangan,” Kata Ahmad Amrullah , Senin , 23 Oktober 2023.

Lelaki yang akrab disapa Am ini melanjutkan kehadiran dirinya di pulau Maringkik selain untuk silaturahmi sekaligus melakukan Napak tilas mengenang kisah Ayahndanya, Alm. Moh Kasim, SH saat menjadi Kepala Distrik atau Camat pertama di Keruak dari tahun 1961 sampai dengan 1967.

“SDN 1 Pulau Maringkik salah satu momunen peninggalan Alm Bapak saya saat menjabat camat yang dibangun oleh beliau tahun 1966,” ujar Am sembari menambahkan, meskipun banyak keluarga di Maringkik, Amrullah jujur mengakui baru pertama kali menginjakkan kakinya di pulau Maringkik

Baca Juga :  Menemukan Talenta ASN, NTB Perkuat Fondasi Birokrasi Berbasis Merit dan Data

Ahmad Amrullah menambahkan saat Ayahandanyamenjadi distrik dikeruak tahun 1961 banyak petilasan atau bangunan yang ia bangun seperti rumah sakit Keruak, pasar Keruak dan lapangan Keruak.

“Bahkan nama Almarhum Bapak saya diabadikan jadi nama Embung Kasim karena beliau yang mempelopori pembangunan Embung tersebut ,” imbuh Am sembari menambahkan bahwa Ayahnya juga memotivasi masyarakat wilayah kecamatan Keruak membangun 360 Lumbung untuk menyimpan hasil pertanian.

“Saat itu dikenal dengan 360 Lumbung kemamuran,” imbuh Am.

Am juga berharap apa yang telah dilakukan oleh Alm. Ayahandanya , Moh Kasim SH, 60 tahun silam di Maringkik maupun di wilayah Keruak menjadi contoh dan memotivasi dirinya kelak untuk bisa berbuat lebih baik untuk masyarakat selatan jika kelak ditakdirkan dan dipilih jadi wakil rakyat.

“Mohon doa dan restunya agar saya kelak bisa amanah ,” ujar Am.

Sosialisasi Program Rachmat Hidayat

Dihadapan masyarakat dusun bat Maringkik Ahmad Amrullah juga mensosialisasikan Program Bantuan Sosial dari Anggota DPR RI dapil Lombok , Rachmat Hidayat yang saat ini duduk di Komisi VIII. Selain itu Am juga menginformasikan bahwa masyarakat pulau Maringkik akan di usulkan mendapat bantuan sosial yang bersumber dari Aspirasi Rachmat Hidayat seperti program PENA , RTLH , RKB , Beasiswa , bantuan PKH , dll untuk membantu kesejahteraan masyarakat Maringkik.”Insha Allah , saya akan sampai aspirasi warga Pulau Maringkik kepada Kak Tuan Rachmat Hidayat agar program Aspirasinya bisa disalurkan untuk masyarakat Pulau Maringkik juga,” tandas Amrullah yang juga seorang Pengusaha Muda tampan kelahiran desa Rumbuk 37 tahun yang lalu.

Baca Juga :  Lombok Art Market: Membangun Ekosistem Seni, Bukan Sekadar Menggelar Perayaan

Timbulnya Kesadaran Masyarakat Desa

Selanjutnya Ahmad Amrullah bercerita bahwa ada fenomena menarik dan tidak biasa setelah dirinya bertandang ke 44 desa di lombok timur terkait menyambut pileg 2024 yakni Kebanyakkan aparat maupun warganya ingin dibina secara berkesinambungan lewat berbagai program untuk memajukan desa maupun dusunnya.

“Saat ini timbul kesadaran yang meluas diberbagai desa dan dusun yang saya kunjungi , rata-rata mereka ogah dan kapok menjual suara untuk pileg 2024. Mereka lebih senang dibina untuk kepentingan jangka panjang,” Ujar Am .

Menurut Ahmad Amrullah munculnya fenomena dari masyarakat yang tidak mau lagi menjual suaranya merupakan kesadaran kolektif dari masyarakat desa yang menginginkan hubungan berkesimbungan jangka panjang agar ada pembinaan di desa ataupun dusunnya

“Masyarakat sudah mulai sadar bahwa pragmatisme tidak berguna untuk kepentingan jangka panjang buat desa maupun kesejahteraan masyarakat,” ucap Am

Terpisah Kadus Bat Maringkik , Hamzah bersyukur bahwa dusunnya di kunjungi oleh DPC PDIP Lombok Timur dan diberikan Atensi.”Atasnama masyarakat dan perangkat desa Pulau Maringkik , saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatiannya untuk masyarakat dusun Bat ,” kata Hamzah .

Usai acara pemberian Santunan anak yatim Maringkik , Ahmad Amrullah dan rombongan diajak oleh Kadus Bat dan masyarakat melihat tempat tangga para nelayan turun ke laut yang kondisinya masih semi permanen.”Nanti bantuan semen dan lainnya dari DPC PDIP Lombok Timur akan kami pakai untuk membuat undak-undakan tangga sekalian membuat lantai tempat sholat para pemancing ikan,” tukas Hamzah . (*)

Follow WhatsApp Channel ceraken.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menemukan Talenta ASN, NTB Perkuat Fondasi Birokrasi Berbasis Merit dan Data
Lombok Art Market: Membangun Ekosistem Seni, Bukan Sekadar Menggelar Perayaan
Akar Budaya untuk Masa Depan Anak NTB
Tak Ada yang Tertinggal: Desa Berdaya Menjadi Jalan NTB Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem
Seaplane dan Taruhan Baru Pariwisata NTB: Antara Batujai, Pengga, dan Pusat Pertumbuhan yang Lebih Merata
Menyemai Rasa di Jantung Mandalika: Ketika Kuliner Lokal Menjadi Wajah Pariwisata Lombok
Saat Tempat Kerja Menjadi Ruang Aman: Otsuka dan RS Marzoeki Mahdi Membangun Budaya Peduli Kesehatan Mental
Membaca Masa Depan Teater dari Mataram: Fragmen Tengah Menjadi Laboratorium Pengetahuan Bersama

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Menemukan Talenta ASN, NTB Perkuat Fondasi Birokrasi Berbasis Merit dan Data

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:30 WITA

Lombok Art Market: Membangun Ekosistem Seni, Bukan Sekadar Menggelar Perayaan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:53 WITA

Akar Budaya untuk Masa Depan Anak NTB

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:25 WITA

Tak Ada yang Tertinggal: Desa Berdaya Menjadi Jalan NTB Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:04 WITA

Seaplane dan Taruhan Baru Pariwisata NTB: Antara Batujai, Pengga, dan Pusat Pertumbuhan yang Lebih Merata

Gatra Anyar

Rekonstruksi Desa Adat Sade perlu menggunakan pendekatan berbasis masyarakat  (foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Membangun Kembali Sade, Menjaga Sade Tetap Menjadi Sade

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WITA

"Mencari Rumah Sembunyi". Sabtu, 12 November 2022 (foto: aks / ceraken.id)

OPINI

Mohammad Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:31 WITA