Tiga Tokoh Dibalik Kelahiran RRI

- Penulis

Selasa, 13 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

CERAKEN.ID – Hari Radio Nasional yang diperingati setiap 11 September merupakan hari kelahiran Radio Republik Indonesia.

Lalu siapakah sosok dibalik kelahiran radio milik bangsa yang kini sudah berusia 77 tahun itu?

Nah. Redaksi Ceraken mencoba menghimpun berbagai sumber untuk mencari tokoh-tokoh bangsa yang turut menyertai dan membidani lahirnya RRI.

Mereka adalah Maladi, Abdulrachman Saleh dan x

Berikut ulasannya.

Maladi
Maladi adalah sosok yang malang melintang di dunia penyiaran dan olahraga. Selain pernah menjabat sebagai Menteri Olahraga, Maladi juga berkecimpung sebagai penyiar radio berita olahraga di SRV.

Baca Juga :  Dari Mosi Tidak Percaya hingga Ruang Kerja: Panjang Jalan Perkawanan dengan Nuril Islamiah

Pria yang merintis proyek TVRI bersama Soekarno ini adalah tokoh penggerak pertemuan tokoh-tokoh aktivis radio. Pertemuan dilakukan pada 11 September 1945.

Pria yang pernah menjabat sebagai ketua PSSI ini juga memiliki peran lain. Ia mencetuskan gagasan perlunya Indonesia memiliki organisasi radio.

2. Abdulrachman Saleh

Ia dikenal sebagai Bapak Ilmu Faal Indonesia, Dr. Abdulrachman Saleh ternyata juga berkecimpung di dunia penyiaran. Tercatat, beliau adalah ketua stasiun radio VORO pada 1936 sampai tahun 1939.

Baca Juga :  Yoggy Yuliandra: Dari Aktivis Pergerakan hingga Tekad Menguatkan Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya. Siapa Takut!

Bersama dengan beberapa tokoh aktivis radio lainnya, Abdulrachman Saleh juga ikut dalam pertemuan pendirian RRI. Pada rapat itu, beliau ditunjuk sebagai ketua RRI pertama.

  1. Jusuf Ronodipuro

Jusuf Ronodipuro (Foto: Istimewa)
Nama pria kelahiran Salatiga, 30 September 1919 ini jarang disebut dalam buku sejarah. Meski harus mendapat siksaan fisik oleh Jepang, Jusuf Ronodipuro berhasil selamat.

Ia berkumpul dengan aktivitis radio lain untuk mendirikan RRI. Slogan RRI “Sekali di Udara Tetap di Udara” adalah ciptaannya. (E-C/01)

Follow WhatsApp Channel ceraken.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yoggy Yuliandra: Dari Aktivis Pergerakan hingga Tekad Menguatkan Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya. Siapa Takut!
Bangga Jadi Alumni SMA Rau, Daeng Hasim Beberkan Alasan Maju Jadi Caketum Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya
Delapan Tahun Mengenang Andi Mustari Pide: Merawat Kearifan, Meneguhkan Ilmu Pengetahuan
Dari Mosi Tidak Percaya hingga Ruang Kerja: Panjang Jalan Perkawanan dengan Nuril Islamiah
Utang Budi yang Dibayar dengan Kerja
PWI NTB Kirim Doa untuk Almarhum Zulmansyah Sekedang
Meneguhkan Komitmen di Usia 125 Tahun: Inklusi Keuangan, Transformasi Digital, dan Peran Strategis di Kawasan Bali–Nusa Tenggara
Bangket, Monyet, dan Plastik: Lanskap Kreativitas di Kaki Gunung Pengsong

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:04 WITA

Yoggy Yuliandra: Dari Aktivis Pergerakan hingga Tekad Menguatkan Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya. Siapa Takut!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:13 WITA

Bangga Jadi Alumni SMA Rau, Daeng Hasim Beberkan Alasan Maju Jadi Caketum Ikatan Alumni SMAN 1 Pringgabaya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:19 WITA

Delapan Tahun Mengenang Andi Mustari Pide: Merawat Kearifan, Meneguhkan Ilmu Pengetahuan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:58 WITA

Dari Mosi Tidak Percaya hingga Ruang Kerja: Panjang Jalan Perkawanan dengan Nuril Islamiah

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:58 WITA

Utang Budi yang Dibayar dengan Kerja

Gatra Anyar

Rekonstruksi Desa Adat Sade perlu menggunakan pendekatan berbasis masyarakat  (foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Membangun Kembali Sade, Menjaga Sade Tetap Menjadi Sade

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WITA

"Mencari Rumah Sembunyi". Sabtu, 12 November 2022 (foto: aks / ceraken.id)

OPINI

Mohammad Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:31 WITA

Sebuah kemungkinan baru tentang bagaimana musik tradisi NTB dapat bergerak (foto: aks / ceraken.id)

MUSIK

Menata Pengawak Angin, Mencari Arah Musik Futuristik NTB

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:01 WITA