Garam Laut Untuk Kesehatan Gigi

- Penulis

Senin, 5 September 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

CERAKEN.ID – Garam laut umumnya dikaitkan dengan spa dan relaksasi. Namun, tidak hanya itu. Ada lebih banyak manfaat kesehatan yang terkait dengan garam laut.

Termasuk perawatan kulit, kesehatan gigi, dan bahkan pereda nyeri dan kram.

Selain itu, garam laut juga bermanfaat untuk pengelupasan kulit, mencuci hidung dan mata serta meningkatkan keseimbangan elektrolit tubuh.

Jika Anda tertarik dengan garam laut, pastikan Anda juga membaca manfaat garam laut mati untuk kesehatan.

Apa yang membuat serpih garam berbeda dari garam biasa? Garam laut, juga dikenal sebagai garam teluk, diproduksi oleh proses penguapan badan air asin.

Ini bisa menjadi sedikit lebih gelap dari garam halus karena penyerapan mineral penting dari lapisan tanah liat badan air.

Garam laut mengandung banyak mineral penting, seperti natrium, kalium, kalsium, magnesium, bromida, klorida, besi, tembaga, seng dan lain-lain.

Berikut manfaat kesehatan dari serpihan garam laut yang dilansir dari Dr Health Benefits:

Membuat Anda Terhidrasi

Garam laut juga bermanfaat untuk menjaga tubuh Anda tetap terhidrasi.

Tubuh kita membutuhkan keseimbangan natrium dan kalium agar tetap terhidrasi. Retensi air terjadi dalam tubuh ketika akan meningkatkan asupan natrium. Kekurangan natrium dapat menyebabkan dehidrasi di sisi lain.

Bantuan Perawatan Kulit

Kandungan mineral serpihan garam laut telah lama dihargai karena efek peremajaannya pada kulit. Anda dapat mencoba mandi dalam larutan garam laut untuk menjaga kulit tetap lembap dan segar kembali.

Selain itu, mandi garam laut, khususnya mandi garam Laut Mati juga dapat meningkatkan fungsi sawar kulit dan menghilangkan kekasaran dan peradangan pada permukaan kulit.

Anda bisa mencoba mandi sendiri dengan garam laut.

Dapat Menjaga Kesehatan Gigi

Garam laut mungkin mengandung fluoride yang penting untuk meningkatkan kesehatan gigi.

Fluoride mungkin bermanfaat untuk melindungi gigi Anda dari kerusakan asam. Selain itu, juga mencegah perkembangan karies dan gigi berlubang.

Cobalah berkumur dengan air garam laut hangat dan Anda akan dapat meringankan sariawan, gusi berdarah, bisul, dan sakit tenggorokan.

Dapat Mendorong Pengelupasan Kulit

Selain untuk perawatan kulit, garam laut juga dapat bermanfaat dalam industri kosmetik. Banyak scrub dan produk perawatan kulit, seperti antiperspiran dan deodoran menggunakan garam laut sebagai salah satu bahan dasarnya.

Menggunakan garam laut sebagai eksfoliator akan membantu mengangkat sel kulit mati, mengencangkan jaringan kulit dan mendorong sirkulasi darah tepi.

Berbeda dengan garam meja, tekstur butiran garam laut akan bekerja dengan baik dalam membuat kulit bersih dan halus.

Rilekskan Kaki Anda

Tahukah Anda bahwa Anda juga bisa merendam kaki di pemandian garam laut? Jika kaki Anda lelah, cobalah metode ini.

Merendam kaki Anda dalam larutan garam hangat dapat membantu mengendurkan otot-otot dan mengurangi rasa sakit dan nyeri pada kaki Anda yang sakit.

Promosikan Peremajaan Tidur

Pernahkah Anda mendengar bahwa garam laut dapat membantu Anda meremajakan tidur? Ya, mungkin! Banyak orang menganggap bahwa mandi garam laut mungkin memiliki efek menenangkan. Dampak ini akan membantu mendorong peremajaan tidur setelah hari yang panjang dan lelah.

Hindari penyebab ngantuk di pagi hari ini karena dapat menimbulkan banyak masalah di tempat kerja. Pastikan Anda cukup tidur saat

Dapat Meringankan Masalah Mata

Larutan garam laut juga dianggap sebagai obat yang efektif untuk menghilangkan bengkak di sekitar mata Anda yang lelah.

Cobalah untuk mengompres mata Anda dengan menggunakan garam laut. Ini dapat membantu mengurangi lingkaran hitam dan kantong kendur di bawah mata. Selain itu, juga memberikan efek menenangkan dan menghilangkan stres.

Terlepas dari semua manfaat luar biasa yang mungkin diberikan oleh serpihan garam laut, Anda masih perlu memperhatikan beberapa kelemahannya.

Garam laut masih menambah rasa pada makanan dan mungkin membawa beberapa dampak negatif jika dikonsumsi secara berlebihan.

Konsumsi garam laut yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, osteoporosis, batu ginjal, dan masalah kesehatan lainnya. (E-C/01)

Follow WhatsApp Channel ceraken.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino
Program MBG SAKTI
Dari Mataram, Menyusun Fragmen Masa Depan Teater Indonesia
Amtenar dan “Riddim In The Air”: Ketika Reggae Lombok Kembali Berbicara dengan Bahasa Jamaika
Nada Kebaikan di Pulau Seribu Harapan
Mengukur Dampak, Bukan Sekadar Anggaran: Arah Baru Birokrasi NTB dalam Menekan Kemiskinan Ekstrem
Humanity Itu Utopia: Refleksi Wing Sentot tentang AI dan Musik
Membaca Data BPS NTB 2025: Pertumbuhan Tinggi, Tantangan Inklusivitas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:34 WITA

SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:08 WITA

Program MBG SAKTI

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:50 WITA

Dari Mataram, Menyusun Fragmen Masa Depan Teater Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:48 WITA

Amtenar dan “Riddim In The Air”: Ketika Reggae Lombok Kembali Berbicara dengan Bahasa Jamaika

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:47 WITA

Nada Kebaikan di Pulau Seribu Harapan

Gatra Anyar

Rekonstruksi Desa Adat Sade perlu menggunakan pendekatan berbasis masyarakat  (foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Membangun Kembali Sade, Menjaga Sade Tetap Menjadi Sade

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WITA

"Mencari Rumah Sembunyi". Sabtu, 12 November 2022 (foto: aks / ceraken.id)

OPINI

Mohammad Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:31 WITA

Sebuah kemungkinan baru tentang bagaimana musik tradisi NTB dapat bergerak (foto: aks / ceraken.id)

MUSIK

Menata Pengawak Angin, Mencari Arah Musik Futuristik NTB

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:01 WITA