Wapres Minta Tambahan Kuota Haji Indonesia Kepada Pemerintah Arab Saudi

- Penulis

Selasa, 28 Februari 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

CERAKEN.ID – Permintaan untuk adanya penambahan kuota jemaah haji asal Indonesia, menjadi salah satu topik dalam pertemuan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan Duta Besar Arab Saudi di Jakarta, Faisal Abdullah H. Amodi.

Permintaan itu saat Faisal Amodi melakukan kunjungan kehormatan kepada Wapres, Senin (27/2/2023) di Jakarta.“Diharapkan Wapres kepada dubes yang baru agar kuota Indonesia terus ditambah kedepan. Sebab, Indonesia memiliki jumlah umat Islam yang besar, ” kata Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi usai pertemuan.

Masduki menjelaskan di dalam pertemuan Wapres turut menyampaikan permasalahan terkait kuota haji yang dihadapi Indonesia. “Kuota haji karena antusiasme luar biasa, problem (masalah) di Indonesia sudah ada provinsi/kabupaten (dengan) antrean mencapai 40 tahun,” ujarnya.“Dalam artian akan dilaporkan kepada MBS (Muhammad Bin Salman-Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi) persoalan-persoalan yang dihadapi Indonesia,” katanya.

Menurut Masduki, berdasarkan penjelasan Dubes Faisal permasalahan yang dihadapi Indonesia terkait kuota haji telah diketahui oleh pihak kerajaan.“Walaupun diketahui katanya kerajaan Arab Saudi tahu itu dan memang banyak sekali animo orang ingin berhaji dari negara lain termasuk indonesia. Saya kira pemintaan Indonesia sebagai negara terbesar muslim akan sangat diperhatikan,” ucapnya dikutip CERAKEN.ID dari rri.go.id.

Adapun Kementerian Agama RI telah menetapkan kuota haji Indonesia 2023 berjumlah 221.000 orang, yang terdiri atas 203.320 kuota haji regular dan 17.680 kuota haji khusus. Penetapan itu diterbitkan melalui Keputusan Menteri Agama KMA Nomor 189 tahun 2023 tentang Kuota Haji Indonesia Tahun 1444 tertanggal 13 Februari 2023. (E-C/01)

Follow WhatsApp Channel ceraken.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino
Program MBG SAKTI
Dari Mataram, Menyusun Fragmen Masa Depan Teater Indonesia
Amtenar dan “Riddim In The Air”: Ketika Reggae Lombok Kembali Berbicara dengan Bahasa Jamaika
Nada Kebaikan di Pulau Seribu Harapan
Mengukur Dampak, Bukan Sekadar Anggaran: Arah Baru Birokrasi NTB dalam Menekan Kemiskinan Ekstrem
Humanity Itu Utopia: Refleksi Wing Sentot tentang AI dan Musik
Membaca Data BPS NTB 2025: Pertumbuhan Tinggi, Tantangan Inklusivitas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:34 WITA

SATUPENA Sulsel Perkaya Literasi, Hibahkan 50 Judul Buku untuk SMA Muhammadiyah Malino

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:08 WITA

Program MBG SAKTI

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:50 WITA

Dari Mataram, Menyusun Fragmen Masa Depan Teater Indonesia

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:48 WITA

Amtenar dan “Riddim In The Air”: Ketika Reggae Lombok Kembali Berbicara dengan Bahasa Jamaika

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:47 WITA

Nada Kebaikan di Pulau Seribu Harapan

Gatra Anyar

Rekonstruksi Desa Adat Sade perlu menggunakan pendekatan berbasis masyarakat  (foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Membangun Kembali Sade, Menjaga Sade Tetap Menjadi Sade

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WITA

"Mencari Rumah Sembunyi". Sabtu, 12 November 2022 (foto: aks / ceraken.id)

OPINI

Mohammad Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:31 WITA

Sebuah kemungkinan baru tentang bagaimana musik tradisi NTB dapat bergerak (foto: aks / ceraken.id)

MUSIK

Menata Pengawak Angin, Mencari Arah Musik Futuristik NTB

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:01 WITA