Hattrick Prestasi Kota Mataram di Panggung Nasional

- Penulis

Selasa, 14 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Dengan fondasi inovasi dan tata kelola yang kuat, Kota Mataram berpeluang besar untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan (Foto: ppid.mataramkota.go.id / ceraken.id)

Dengan fondasi inovasi dan tata kelola yang kuat, Kota Mataram berpeluang besar untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan (Foto: ppid.mataramkota.go.id / ceraken.id)

CERAKEN.ID — Pemerintah Kota Mataram kembali menegaskan eksistensinya di tingkat nasional melalui torehan prestasi gemilang dalam ajang TOP BUMD Awards 2026.

Dalam perhelatan bergengsi yang menjadi barometer kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Indonesia tersebut, Kota Mataram sukses mencatatkan hattrick penghargaan sekaligus, sebuah capaian yang mencerminkan konsistensi, inovasi, dan kepemimpinan yang kuat dalam tata kelola pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

Penghargaan pertama diraih oleh Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, yang dinobatkan sebagai Top Pembina RSUD 2026. Pengakuan ini bukan sekadar simbol prestise, melainkan representasi dari kepemimpinan yang mampu mendorong transformasi layanan kesehatan berbasis kualitas dan akuntabilitas.

Di tengah dinamika kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, peran kepala daerah dalam mengarahkan kebijakan strategis menjadi kunci keberhasilan pengelolaan rumah sakit daerah sebagai entitas BUMD yang profesional.

Capaian tersebut diperkuat oleh prestasi RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram yang berhasil meraih penghargaan Top BUMD Awards 2026 #RSUD Tipe B – Bintang 4. Predikat ini menunjukkan bahwa rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut mampu memenuhi standar tinggi dalam aspek pelayanan, manajemen, dan inovasi.

Tidak berhenti di situ, Direktur RSUD, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, juga dianugerahi gelar Top CEO RSUD 2026, sebuah pengakuan atas kepemimpinan yang visioner dan adaptif dalam menghadapi tantangan sektor kesehatan.

Baca Juga :  Beda Iman, Saling Menguatkan: Mataram Merawat Indonesia dari Ruang Kebersamaan

Rangkaian penghargaan tersebut diserahkan dalam acara puncak yang berlangsung di Hotel Raffles Jakarta pada Senin (13/04/2026). Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Mataram, Mujiburrahman, hadir mewakili Wali Kota, didampingi langsung oleh Direktur RSUD.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menegaskan komitmen kolektif dalam membangun sektor kesehatan yang unggul dan berdaya saing.

Konsep SMART

Di balik capaian tersebut, terdapat langkah transformasi yang terencana dan berkelanjutan. Manajemen RSUD H. Moh. Ruslan mengusung konsep SMART RSUD (Strategic Management & Revenue Transformation), sebuah pendekatan inovatif yang mengintegrasikan peningkatan layanan dengan efisiensi pengelolaan.

Beragam inovasi pun dihadirkan, mulai dari layanan Lombok IVF (bayi tabung), Graha Mentaram, PSC 119 Mataram Emergency Medical Service, hingga pengembangan fasilitas seperti cathlab terintegrasi dan layanan KJSU.

Selain itu, layanan penunjang seperti medical check-up, sport gym, rumah duka one stop service, poli eksekutif, hingga medical air evacuation turut memperkuat posisi RSUD sebagai pusat layanan kesehatan modern.

Transformasi tersebut tidak hanya berdampak di tingkat nasional, tetapi juga mengantarkan RSUD H. Moh. Ruslan meraih pengakuan global melalui penghargaan Diamond Status dari World Stroke Organization.

Status ini menjadi indikator bahwa layanan penanganan stroke di rumah sakit tersebut telah memenuhi standar tertinggi dunia, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kualitas layanan kesehatan di Kota Mataram.

Sebagai ajang penghargaan BUMD terbesar di Indonesia, TOP BUMD Awards diselenggarakan oleh Majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah, dengan dukungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Baca Juga :  Dari Rokok Legal ke Lapangan Kerja: DBHCHT, Kesejahteraan, dan Perang Bersama Melawan Barang Ilegal

Mengusung tema “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”, ajang ini menekankan pentingnya transformasi, digitalisasi, serta penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam memperkuat kontribusi BUMD terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Bukti Strategi Pembangunan

Proses penilaian dilakukan secara komprehensif, mencakup kinerja keuangan dalam tiga tahun terakhir, inovasi layanan, implementasi GCG, hingga kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.

Dengan standar evaluasi yang ketat tersebut, keberhasilan Kota Mataram meraih tiga penghargaan sekaligus menjadi bukti konkret bahwa strategi pembangunan yang dijalankan telah berada di jalur yang tepat.

Lebih dari sekadar capaian seremonial, prestasi ini merefleksikan komitmen kuat Pemerintah Kota Mataram dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Di bawah kepemimpinan yang solid, RSUD H. Moh. Ruslan terus bertransformasi menjadi institusi pelayanan kesehatan yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan standar global.

Ke depan, keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Mataram untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dengan fondasi inovasi dan tata kelola yang kuat, Kota Mataram berpeluang besar untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Penulis : aks

Editor : ceraken editor

Sumber Berita: ppid.mataramkota.go.id

Follow WhatsApp Channel ceraken.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Rokok Legal ke Lapangan Kerja: DBHCHT, Kesejahteraan, dan Perang Bersama Melawan Barang Ilegal
Beda Iman, Saling Menguatkan: Mataram Merawat Indonesia dari Ruang Kebersamaan
Dari Sebuah Logo, Kota Belajar Mengenali Wajah dan Jati Dirinya
Menjaga Integritas, Merawat Kepercayaan: Mataram Didorong Menjadikan Pencegahan Korupsi sebagai Budaya
Jangan Melubangi Perahu: Pesan Integritas Wali Kota Mataram untuk ASN
Menyusuri Jejak Wallace, Menghidupkan Kembali Memori Kota Tua Ampenan
Sepak Bola, Sorak Warga, dan Ruang Persaudaraan di RTH Pagutan
Menyemai Integritas dari Mataram: Saat Antikorupsi Menjadi Gerakan Budaya

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:43 WITA

Dari Rokok Legal ke Lapangan Kerja: DBHCHT, Kesejahteraan, dan Perang Bersama Melawan Barang Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:05 WITA

Beda Iman, Saling Menguatkan: Mataram Merawat Indonesia dari Ruang Kebersamaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:28 WITA

Dari Sebuah Logo, Kota Belajar Mengenali Wajah dan Jati Dirinya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:49 WITA

Menjaga Integritas, Merawat Kepercayaan: Mataram Didorong Menjadikan Pencegahan Korupsi sebagai Budaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:34 WITA

Jangan Melubangi Perahu: Pesan Integritas Wali Kota Mataram untuk ASN

Gatra Anyar

Rekonstruksi Desa Adat Sade perlu menggunakan pendekatan berbasis masyarakat  (foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Membangun Kembali Sade, Menjaga Sade Tetap Menjadi Sade

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WITA

"Mencari Rumah Sembunyi". Sabtu, 12 November 2022 (foto: aks / ceraken.id)

OPINI

Mohammad Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:31 WITA

Sebuah kemungkinan baru tentang bagaimana musik tradisi NTB dapat bergerak (foto: aks / ceraken.id)

MUSIK

Menata Pengawak Angin, Mencari Arah Musik Futuristik NTB

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:01 WITA