Safari Ramadhan Perdana, Mohan Roliskana Ajak Warga Rawat Harmoni Kota

- Penulis

Selasa, 3 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Safari Ramadhan tahun ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat (Foto: PPID Kota Mataram)

Safari Ramadhan tahun ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat (Foto: PPID Kota Mataram)

CERAKEN.ID — Safari Ramadhan Perdana Pemerintah Kota Mataram menjadi panggung ajakan kebersamaan. Di hadapan jamaah Masjid Al Jihad, Lingkungan Sukaraja Timur, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Senin (2/3/2026), Mohan Roliskana mengingatkan pentingnya merawat kerukunan dan semangat kekeluargaan di tengah dinamika kehidupan kota.

Dalam suasana bulan suci yang sarat makna spiritual, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga harmoni sosial dari lingkup terkecil: lingkungan tempat tinggal. Ia secara khusus menyampaikan pesan kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kaum ibu agar terus menjadi penjaga keseimbangan sosial.

“Saya ingin berpesan kepada kita semua, khususnya para tokoh masyarakat, para tokoh agama, dan ibu-ibu, supaya suasana kebersamaan, suasana kerukunan, dan suasana kekeluargaan di lingkungan Sukaraja Timur ini terus dirawat dan dijaga,” ujarnya.

Menurutnya, harmoni bukan sesuatu yang hadir dengan sendirinya, melainkan hasil dari kesadaran kolektif dan keteladanan. Dalam konteks itulah ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam membimbing generasi muda.

Nasihat, kata dia, tidak selalu mudah diterima dalam bentuk kata-kata. Namun, contoh nyata dalam keseharian memiliki daya pengaruh yang jauh lebih kuat.

“Yang tua-tua saya harapkan bisa terus memberikan contoh keteladanan kepada anak-anak muda kita. Bisa jadi mereka berat menerima nasihat lewat kata-kata, tetapi dalam hal mencontoh, biasanya anak-anak tidak pernah mangkir,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa pembangunan kota tidak semata bertumpu pada infrastruktur fisik, melainkan juga pada kualitas moral dan sosial warganya. Keteladanan menjadi fondasi yang memperkuat sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Dari Rokok Legal ke Lapangan Kerja: DBHCHT, Kesejahteraan, dan Perang Bersama Melawan Barang Ilegal

Dalam sambutannya, Mohan juga menyinggung kesinambungan kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa apa yang dikerjakannya hari ini tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari mata rantai pembangunan yang telah dirintis para pemimpin sebelumnya.

Tugasnya, menurut dia, adalah melengkapi dan memperbaiki, sembari mempertahankan kebijakan-kebijakan yang terbukti baik.

“Tugas saya hanya melengkapi dan melakukan perbaikan-perbaikan. Apa yang baik dari para pemimpin terdahulu tentu harus kita pertahankan,” ungkapnya.

Kesadaran akan batas masa jabatan turut ia sampaikan secara terbuka. Empat tahun ke depan, katanya, akan menjadi waktu yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memastikan visi dan program bersama Wakil Wali Kota dapat tercapai. Setelah itu, estafet kepemimpinan akan berlanjut.

“Saya tidak lama memimpin kota ini. Mungkin empat tahun ke depan saya selesai, dan akan ada pemimpin-pemimpin berikutnya yang melanjutkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Al Jihad, Muhafir, menyampaikan rasa syukur atas dipilihnya masjid tersebut sebagai lokasi Safari Ramadhan tahun ini. Di Kecamatan Ampenan yang memiliki hampir 60 masjid, penunjukan Masjid Al Jihad menjadi kebanggaan tersendiri bagi jamaah.

Baca Juga :  Beda Iman, Saling Menguatkan: Mataram Merawat Indonesia dari Ruang Kebersamaan

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas ditunjuknya Masjid Al Jihad sebagai tempat pelaksanaan Safari Ramadhan tahun ini,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan diawali dengan operasi pasar murah sejak pagi hingga siang hari. Pasar rakyat tersebut menyediakan kebutuhan pokok bagi warga Sukaraja Timur, Sukaraja Barat, dan sekitarnya.

Langkah ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp25 juta untuk Masjid Al Jihad serta bingkisan bagi masyarakat. Melalui Baznas Kota Mataram, dua unit gerobak turut diserahkan kepada pelaku UMKM sebagai dukungan terhadap penguatan ekonomi warga.

Turut hadir mendampingi Wali Kota antara lain Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman, Sekda Kota Mataram H. L. Alwan Basri, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta camat dan lurah se-Kecamatan Ampenan.

Safari Ramadhan tahun ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Dari masjid, pesan tentang harmoni dan keteladanan digaungkan, sebuah pengingat bahwa kemajuan Kota Mataram tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kokohnya kebersamaan warganya.**

Penulis : aks

Editor : ceraken editor

Sumber Berita: akun PPID Kota Mataram

Follow WhatsApp Channel ceraken.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Rokok Legal ke Lapangan Kerja: DBHCHT, Kesejahteraan, dan Perang Bersama Melawan Barang Ilegal
Beda Iman, Saling Menguatkan: Mataram Merawat Indonesia dari Ruang Kebersamaan
Dari Sebuah Logo, Kota Belajar Mengenali Wajah dan Jati Dirinya
Menjaga Integritas, Merawat Kepercayaan: Mataram Didorong Menjadikan Pencegahan Korupsi sebagai Budaya
Jangan Melubangi Perahu: Pesan Integritas Wali Kota Mataram untuk ASN
Menyusuri Jejak Wallace, Menghidupkan Kembali Memori Kota Tua Ampenan
Sepak Bola, Sorak Warga, dan Ruang Persaudaraan di RTH Pagutan
Menyemai Integritas dari Mataram: Saat Antikorupsi Menjadi Gerakan Budaya

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:43 WITA

Dari Rokok Legal ke Lapangan Kerja: DBHCHT, Kesejahteraan, dan Perang Bersama Melawan Barang Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:05 WITA

Beda Iman, Saling Menguatkan: Mataram Merawat Indonesia dari Ruang Kebersamaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:28 WITA

Dari Sebuah Logo, Kota Belajar Mengenali Wajah dan Jati Dirinya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:49 WITA

Menjaga Integritas, Merawat Kepercayaan: Mataram Didorong Menjadikan Pencegahan Korupsi sebagai Budaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:34 WITA

Jangan Melubangi Perahu: Pesan Integritas Wali Kota Mataram untuk ASN

Gatra Anyar

Rekonstruksi Desa Adat Sade perlu menggunakan pendekatan berbasis masyarakat  (foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Membangun Kembali Sade, Menjaga Sade Tetap Menjadi Sade

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WITA

"Mencari Rumah Sembunyi". Sabtu, 12 November 2022 (foto: aks / ceraken.id)

OPINI

Mohammad Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:31 WITA

Sebuah kemungkinan baru tentang bagaimana musik tradisi NTB dapat bergerak (foto: aks / ceraken.id)

MUSIK

Menata Pengawak Angin, Mencari Arah Musik Futuristik NTB

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:01 WITA