Tips Sukses Ujian Psikotes

Sabtu, 18 November 2023 - 07:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halo Psikolog.Saya salah seorang pembaca setia rubrik Solusi Psikologi di mataramradio.com. Saya jadi tertarik konsultasi dan  ingin mendapatkan tips dan kiat praktis sukses psikotest. Saya kebetulan akan seleksi di sebuah perusahan pemerintah atau BUMN. Mudah-mudahan  Pak Psikolog berkenan memberikan solusi. Terimakasih.Salam Eka Lestari –  Denpasar

Terima kasih Mbak Eka Lestasi  telah memberikan apresiasi terhadap rubrik solusi psikologi ini… Baiklah atas apa yang ditanyakan tentang kiat praktis untuk sukses menghadapi psikotes akan saya uraikan sebagai berikut :

Pertama, bahwa setiap orang berbeda antara satu orang dengan yang lainnya, perbedaan itu dapat berupa aspek fisik misalnya tinggi badan, warna kulit, proporsi tubuh, dan daya tahan; perbedaan dari  aspek psikis seperti kemampuan intelektual, kepribadian, sikap, minat dan bakat. Diketahui juga jenis pekerjaan satui dengan lainnya memiliki karakteristik atau persyaratan yang berbeda-beda, misalnya ada yang membutuhkan kemampuan intelektual yang tinggi, sebaliknya ada yang lebih membutuhkan aspek tanggung jawab dari pada  kemampuan intelektual. Di sisi lain ada pekerjaan yang menuntut daya tahan kerja, ketelitian, dan stabilitas kerja;

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua, agar memperoleh orang yang sesuai, tepat, dan handal untuk melakukan tugas-tugas  itu  (the right man, in the right job),  maka salah satu upaya yang ditempuh oleh pihakpengguna tenaga kerja adalah melakukan  salah satu seleksi berupa  tahapan pemeriksaan psikologi yang  populernya  disebut dengan “psikotes”;

Ketiga, untuk diketahui bahwa psikotes adalah serangkaian cara yang dirancang untuk mengungkap, mengukur, serta menginterpretasikan perbedaan potensi seseorang secara kejiwaan. Psikotes biasanya terdiri dari serangkaian pemeriksaan dengan alat ukur yang sudah dibakukan, untuk mengungkap secara objektif aspek-aspek psikologis dalam diri seseorang meliputi aspek intelektual, aspek sikap kerja, aspek kepribadian, aspek bakat dan minat, dan aspek manajerial. Langkah ini merupakan usaha untuk mendapatkan gambaran kemampuan atau potensi yang dimiliki calon pekerja termasuk kelebihan (assets) dan keterbatasan (liabilities);

Keempat, untuk berhasil  psikotes bukanlah dengan mengikuti latihan/kursus psikotes, walaupun saat ini banyak contoh—contoh soal psikotes baik dalam bentuk buku, ataupun di web-web internet, jika mau dilihat-lihat silahkan saja, namun saran saya jangan menjadikan pedoman muntak tertutama contoh mengerjakan tes-tes grafis (seperti mengambar orang, rumah, pohon, tes delapan kotak) karena jawabannya tidak ada yang benar atau pasti. Kuncinya adalah “jadilah diri sendiri”.

Adapun beberapa kiat dalam menghadapi psikotes  adalah :

  1. Hilangkan perasaan cemas atau khawatir dalam diri, Yakin dan percaya dirilah terhadap kemampuan diri sendiri;
  2. Kerjakan setiap tugas semampu dan seoptimal mungkin. Jika tidak dapat menjawab semua soal karena waktu habis, tidak perlu berkecil hati atau kecewa;  
  3. Malam menjelang psikotes, istirahatlah dengan cukup sehingga ketika menjalankan psikotes keesokan harinya badan anda fit; dan pastikan ketika mengikuti psikotes anda dalam kondisi sehat;
  4. Bawalah peralatan tulis menulis yang memadai, dengan membawa beberapa cadangannya;
  5. Datang lebih awal dari waktu  yang ditetapkan, misalnya psikotes pada pukul 09.00 Wita, maka sudah ada di lokasi/tempat tesnya 08.30 Wita;
  6. Dengarkan baik-baik setiap petunjuk atau instruksi yang diberikan tester, silahkan bertanya jika benar-benar tidak dipahami, dari pada nanti anda keliru mengerjakannya;
  7. Jangan lupa menulis nama yang jelas pada setiap lembar jawaban, dan gunakan waktu seefektif mungkin (karena psikotes itu ada yang waktunya sangat terbatas misalnya ada yang hanya 15 detik, 30 detik, 5 menit, 7 menit, 15 menit, 30 menit, dan 60 menit)
  8. Tunjukkan sikap yang positif, jangan sampai memberikan komentar tidak penting ketika mengerjakan soal. Seriuslah mengerjakan tanpa harus tegang, santai tetap perlu.

Kelima, Semoga mbak Eka Lestari sukses dalam menghadapi psikotes, namun pesan saya walaupun nanti tidak lolos, bukan berarti gagal, bisa jadi pekerjaan yang diinginkan tersebut tidak sesuai antara spesifikasi pekerjaan dengan karakter psikologi yang  dimiliki. Sekian dan  terima kasih.

Baca Juga :  Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat: Menulis Masa Depan NTB dari Ruang Redaksi

Berita Terkait

Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat: Menulis Masa Depan NTB dari Ruang Redaksi
Lembar Kecil dari Jalan Sunyi
Di Antara Jalan dan Keyakinan
Menjaga Nilai di Tengah Riuh yang Menyesatkan
Persahabatan yang Dirawat, Bukan Ditunggu
Telepon yang Tak Pernah Berdering
Senja yang Menyilaukan Pengembara
Tentang Ingatan yang Tak Seimbang: Ketika Kita Masih Menyimpan, Sementara Ia Telah Melupakan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:08 WITA

Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat: Menulis Masa Depan NTB dari Ruang Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 04:20 WITA

Lembar Kecil dari Jalan Sunyi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:02 WITA

Di Antara Jalan dan Keyakinan

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:39 WITA

Menjaga Nilai di Tengah Riuh yang Menyesatkan

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:59 WITA

Persahabatan yang Dirawat, Bukan Ditunggu

Berita Terbaru

Halalbihalal KPP NTB. Nilai-nilai itu kembali diteguhkan, dirajut dalam silaturahmi, disemai dalam keikhlasan, dan diharapkan tumbuh menjadi kebahagiaan yang berkelanjutan (Foto: ist/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Halalbihalal KPP NTB: Menjahit Silaturahmi, Merawat Makna Pasca-Ramadan

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:20 WITA

Karya Lukis I Nyoman Sandiya (Foto: aks / ceraken.id)

PAGELARAN

Menaklukkan Ego Lewat Kesederhanaan Warna

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:28 WITA

Kartini Ismail (berdiri di tengah memegang mic), saat kunjungan, yang dihadiri Ibu Melinda Aksa, istri Walikota Makassar, dan berapa pimpinan SKPD (Foto: ist/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Dari Posyandu ke Pemandi Jenazah: Kisah Kerelawanan Kartini Ismail

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:46 WITA

Mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram berupaya menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pola makan sehat (Foto: as/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Dari Dapur Rumah ke Upaya Pencegahan Stunting

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:32 WITA