Juleha NTB Diminta Siapkan Panduan Halal untuk RPH dan Masjid

Kamis, 16 April 2026 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUI NTB menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan ketersediaan produk halal yang memenuhi standar (Foto: ist / ceraken.id)

MUI NTB menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan ketersediaan produk halal yang memenuhi standar (Foto: ist / ceraken.id)

CERAKEN.ID — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong Asosiasi Juru Sembelih Halal (Juleha) NTB segera menyusun panduan praktis penyembelihan hewan yang memenuhi standar halal dan thayyib (baik).

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Umum MUI NTB, Dr TGH Badrun MPd, saat menerima kunjungan jajaran pengurus Juleha NTB di Sekretariat MUI NTB, Jalan Pejanggik Nomor 6, Mataram, Rabu (15/4).

Turut mendampingi Ketua Umum, Wakil Ketua Drs. H. Jamiluddin, Sekretaris M. Ilham Israil, serta Ketua Komisi Fatwa TGH. Muhson Yunus, LC. Sementara itu, rombongan Juleha NTB dipimpin Sekretaris Umum Fahmi Syaifuddin, SH.

Dalam pertemuan tersebut, TGH Badrun menekankan pentingnya standar penyembelihan yang sesuai syariat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pangan halal.

Ia menyebut, lonjakan permintaan dipicu oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan NTB sebagai destinasi wisata halal.

“Kita minta agar Juleha menyiapkan brosur tentang prosedur penyembelihan hewan yang halal dan baik,” tegasnya.

Pengurus Juleha NTB dalam kesempatan itu juga menyampaikan sejumlah persoalan mendesak terkait praktik penyembelihan di lapangan.

Selain itu, terungkap sejumlah rencana aksi yang akan segera dilaksanakan, mulai dari sosialisasi Juleha hingga kerja sama pelatihan juru sembelih halal bagi Rumah Potong Unggas (RPU), Rumah Potong Hewan (RPH), serta takmir masjid di Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Menjaga Nyala Pembangunan di Tengah Surutnya Transfer Pusat

MUI NTB menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan ketersediaan produk halal yang memenuhi standar.

Hal ini sejalan dengan komitmen sinergi Ulama dan umara menjaga NKRI dari NTB sebagaimana tema strategis yang diusung dalam pengukuhan dan silaturahmi pengurus MUI NTB di Mataram baru-baru ini.(*)

Penulis : aks

Editor : ceraken editor

Sumber Berita: tim media

Berita Terkait

Dari Posyandu ke Pemandi Jenazah: Kisah Kerelawanan Kartini Ismail
Dari Dapur Rumah ke Upaya Pencegahan Stunting
Pegadaian 125 Tahun: Menjaga Kinerja, Menguatkan Akar di Bali
Meneguhkan Layanan, MengEmaskan Masa Depan: Kiprah Pegadaian Area Dompu di Usia 125 Tahun
ASEAN Menjaga Arah di Tengah Ketidakpastian Global
Menjaga Rupiah di Tengah Badai Global
Renteng: Nadi Ekonomi Praya dan Wajah Baru Layanan Keuangan Berbasis Syariah
Sinergi Ulama dan Umara, MUI NTB Siap Atensi Kasus Pelecehan Seksual di Pesantren dan Kemiskinan Ekstrem Ummat

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:46 WITA

Dari Posyandu ke Pemandi Jenazah: Kisah Kerelawanan Kartini Ismail

Sabtu, 18 April 2026 - 10:32 WITA

Dari Dapur Rumah ke Upaya Pencegahan Stunting

Kamis, 16 April 2026 - 22:39 WITA

Pegadaian 125 Tahun: Menjaga Kinerja, Menguatkan Akar di Bali

Kamis, 16 April 2026 - 14:04 WITA

Juleha NTB Diminta Siapkan Panduan Halal untuk RPH dan Masjid

Kamis, 16 April 2026 - 13:17 WITA

Meneguhkan Layanan, MengEmaskan Masa Depan: Kiprah Pegadaian Area Dompu di Usia 125 Tahun

Berita Terbaru

Karya Lukis I Nyoman Sandiya (Foto: aks / ceraken.id)

PAGELARAN

Menaklukkan Ego Lewat Kesederhanaan Warna

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:28 WITA

Kartini Ismail (berdiri di tengah memegang mic), saat kunjungan, yang dihadiri Ibu Melinda Aksa, istri Walikota Makassar, dan berapa pimpinan SKPD (Foto: ist/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Dari Posyandu ke Pemandi Jenazah: Kisah Kerelawanan Kartini Ismail

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:46 WITA

Mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram berupaya menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pola makan sehat (Foto: as/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Dari Dapur Rumah ke Upaya Pencegahan Stunting

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:32 WITA

Pengalaman masa kecil ijadi pemantik idenya (Foto: ist/ceraken.id)

BEDAH BUKU

Astrini Syamsuddin: Penulis dengan Genre Self-Help Religius

Jumat, 17 Apr 2026 - 21:15 WITA