BKD Loteng Minta Mobil Operasional, Gubernur Jawab Begini!

Rabu, 7 September 2022 - 08:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID –  Keberadaan Badan Keamanan Desa (BKD) hendaknya benar-benar dapat menjalankan tugas sebagaimana yang dimandatkan. Sehingga bila kelak menerima bantuan kendaraan operasional, agar digunakan sebagaimana mestinya. Pembinaan BKD bukan hanya untuk patroli dan gaya-gayaan dan tidak bermanfaat.

Demikian diungkapkan Gubernur NTB  Dr H Zulkieflimansyah ketika menerima  silahturahmi Badan Keamanan Desa (BKD) se-Lombok Tengah Ruang Kerja Pendopo Gubernur, Selasa (06/09).

Menurut Gubenur, jangan sampai patroli yang dilakukan BKD kesana kemari tidak ada hasilnya.“Jangan sampai patroli sana sini ga ada hasilnya, hanya untuk gaya-gayaan”, tutur Bang Zul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut dikarenakan adanya permintaan dari Forum BKD yang berharap bantuan pemerintah terkait kesejahteraan dan kendaraan operasional.

Pada kesempatan ramah tamah tersebut, Rombongan BKD Lombok Tengah didamping Ketua KNPI NTB Taufik Hidayat. Salah satu aspirasi yang disampaikan berupa fasilitasi kendaraan operasional untuk petugas BKD.

“Kami berharap adanya bantuan dari pemerintah terkait kendaraan operasional untuk mengecek pasukan”, ucap Ketua KNPI NTB, Taufik Hidayat.

Pada kesempatan yang sama, Istakim, Ketua Forum BKD Loteng, mengatakan bahwa sejak terbentuknya forum ini tahun 2019, BKD telah membantu menjamin stabilitas keamanan berskala dusun sehingga deteksi dini bisa ditangani dengan cepat.

Selanjutnya, Deni, Pembina BKD Loteng, menambahkan bahwa sebagai bentuk pembinaan bela negara, dengan anggota BKD ada yang sudah lansia dan ekonomi yang menengah ke bawah, telah dibawa untuk bela negara sebanyak 17 orang.

“Bahkan, dengan keterbatasan BKD ini, kami melakukan iuran BPJS ketenagakerjaan untuk antisipasi diri dengan situasi keamanan setiap harinya, jadi dibutuhkannya kendaraan bukan hanya untuk gaya-gayaan”, imbuhnya.

Menanggapi permohonan dari BKD, Bang Zul berharap apabila sudah difasilitasi nanti, kedepannya BKD juga dapat membantu keamanan jalannya event-event di Lombok Tengah khususnya Mandalika. (E-C/01)

Berita Terkait

Ampenan: Kota Tua Dalam Cerita Penulis Dunia
Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya
Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup
Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner
Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional
Pemkab Nganjuk Tetapkan Candi Ngetos dan Candi Lor sebagai Cagar Budaya
Batik Sasambo, Kain NTB dengan Sentuhan Legenda Putri Mandalika
Kinerja Cemerlang Pj Bupati Lobar Tuai Apresiasi Kemendagri, H. Ilham: Ini Hasil Kolaborasi Bersama

Berita Terkait

Sabtu, 31 Mei 2025 - 20:42 WITA

Ampenan: Kota Tua Dalam Cerita Penulis Dunia

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:24 WITA

Bangunan Belanda di Taman Suranadi Diajukan Masuk Cagar Budaya

Minggu, 16 Februari 2025 - 19:19 WITA

Masjid Songak: Warisan Sejarah dan Tradisi Islam Lombok yang Tetap Hidup

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:05 WITA

Pengaruh Akulturasi Tionghoa dalam Warisan Budaya Indonesia: Dari Pakaian Tradisional hingga Kuliner

Sabtu, 15 Februari 2025 - 20:47 WITA

Pantun Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, BRIN Usul Penetapan Hari Pantun Nasional

Berita Terbaru

Halalbihalal KPP NTB. Nilai-nilai itu kembali diteguhkan, dirajut dalam silaturahmi, disemai dalam keikhlasan, dan diharapkan tumbuh menjadi kebahagiaan yang berkelanjutan (Foto: ist/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Halalbihalal KPP NTB: Menjahit Silaturahmi, Merawat Makna Pasca-Ramadan

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:20 WITA

Karya Lukis I Nyoman Sandiya (Foto: aks / ceraken.id)

PAGELARAN

Menaklukkan Ego Lewat Kesederhanaan Warna

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:28 WITA

Kartini Ismail (berdiri di tengah memegang mic), saat kunjungan, yang dihadiri Ibu Melinda Aksa, istri Walikota Makassar, dan berapa pimpinan SKPD (Foto: ist/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Dari Posyandu ke Pemandi Jenazah: Kisah Kerelawanan Kartini Ismail

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:46 WITA

Mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram berupaya menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pola makan sehat (Foto: as/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Dari Dapur Rumah ke Upaya Pencegahan Stunting

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:32 WITA