Ponpes Al Masudiyah Syeh Mahdali Gelar Sholat Idul Fitri

Rabu, 10 April 2024 - 08:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengasuh Ponpes al mas'udiyah Sekh Mahdali, Kiyai Qomarudin Syarof, saat memberikan khutbah Idul Fitri

Pengasuh Ponpes al mas'udiyah Sekh Mahdali, Kiyai Qomarudin Syarof, saat memberikan khutbah Idul Fitri

DOMPU (ceraken.id)- Pondok Pesantren Al Mas’udiyah syekh Mahdali, rutin menggelar Sholat Idul Fitri. Pondok besutan Kiyai Qomarudin Syarof ini, menggelar sholat Idul Fitri, setiap tahun, tidak hanya Idul Fitri, Ponpes yang berada di Jalan Lintas Sumbawa, Kelurahan Bali 1, Dompu, Nusa Tenggara Barat ini, juga rutin menggelar sholat Idul Adha setiap tahun.

Untuk Sholat Idul Fitri 1445 H ini, bertindak sebagai Imam Kyai Mursidi Santoso dan Khotib, Pimpinan Ponpes Al Mas’udiyah Sekh Mahdali, Kiyai Qomarudin Syarof. Dalam khutbahnya, Kiyai Qomarudin Syarof mengajak semua jemaah, memaknahi Idul Fitri, tidak hanya sekedar memggunakan baju baru secara dhoiriyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satu bulan penuh kita melaksanakan puasa di bulan Ramadhan dibersihkan, maka setelah ini terus jaga ritme ibadah kita dan bila perlu ditingkatkan,” katanya, Rabu (10/4/2024).

Tanda-tanda puasa Ramadhan kita diterima, kata Qomarudin, ada peningkatan ibadah kita setelah Idul Fitri. Lebaran, lanjut Qomarudin, tidak akan sempurna jika di dalam diri kita masih menyimpan dendam, masih muncul riya’ dan masih ada hal-hal yang mengkesampingkan perintah Allah, Tuhan Sementa Alam.

“Alhandulillah kita saat ini masih diberi kesempatan untuk meningkatkan ibadah. Ayo, bagi kita yang melakukan kesalahan kepada orang tuanya, istri atau suaminya dan kerabatnya, mari kita meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,” pesannya.

Sementara itu, Sholat Idul Fitri00 yang di gelar di Masjid Ponpes Al Mas’udiyah, Sekh Mahdali, selain diikuti Santr, juga diikuti wali santri dan warga sekitar. Pasca sholat Idul Fitri, seluruh jamaah, menggat tradisi meminta maaf sesama jemaah.***

Berita Terkait

Membaca Data BPS NTB 2025: Pertumbuhan Tinggi, Tantangan Inklusivitas
TAG NTB: Mesin Percepatan di Balik Kerja Pembangunan Daerah
Sukarare: Menenun Identitas di Jantung Pariwisata Lombok
Menakar Kedaulatan Pangan dari Kandang dan Kampus
Lalu Anis Mujahid Akbar Terima “Pinangan” Peserta Muswil, Siap Pimpin Dekopinwil NTB
Laporan Muswil Dekopinwil NTB 2025: LPJ Diterima Aklamasi, Sinergi dengan Pemerintah Jadi Penegas Arah Baru
Gubernur NTB Buka Muswil Dekopin 2025: “Akhirnya Dekopin Ada Juga”
Dua Ulama Aswaja dalam Satu Panggung Tabligh Akbar di Lombok: TGB Zainul Majdi dan Ustad Abdul Somad

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:10 WITA

Membaca Data BPS NTB 2025: Pertumbuhan Tinggi, Tantangan Inklusivitas

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:05 WITA

TAG NTB: Mesin Percepatan di Balik Kerja Pembangunan Daerah

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:15 WITA

Sukarare: Menenun Identitas di Jantung Pariwisata Lombok

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:15 WITA

Menakar Kedaulatan Pangan dari Kandang dan Kampus

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:23 WITA

Lalu Anis Mujahid Akbar Terima “Pinangan” Peserta Muswil, Siap Pimpin Dekopinwil NTB

Berita Terbaru

OPINI

Teori Konvergensi, World Cup 2026 dan Pariwisata Mendunia

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:17 WITA