Topik Masyarakat Sasak

Puncak dari perjalanan panjang ini adalah pengakuan resmi Ritus Kebangru’an sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (Foto: Akeu Surya Panji)

BUDAYA

Dari Tradisi Lokal Menuju Warisan Budaya Takbenda Indonesia

BUDAYA | Rabu, 11 Februari 2026 - 15:17 WITA

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:17 WITA

CERAKEN.ID– Di tengah arus globalisasi yang terus menggulung nilai-nilai lokal, Ritus Kebangru’an hadir sebagai penegasan jati diri kultural masyarakat Desa Telagawaru, Lombok Timur. Ritus…

Di tengah derasnya arus modernisasi dan teknologi, keteguhan masyarakat menjaga tradisi tenun menjadi kunci agar jejak leluhur tidak hilang (Foto: Pikong)

BUDAYA

Jejak Sakral di Balik Benang: Tenun Lombok dalam Siklus Hidup Masyarakat Sasak

BUDAYA | Rabu, 4 Februari 2026 - 11:35 WITA

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:35 WITA

CERAKEN.ID– Sebagaimana diuraikan Fitri Rachmawati (Pikong) selaku Ketua Tim Penulis dalam Katalog Tenun Tradisional Lombok (Desember 2017, halaman 1–7), kain tenun Lombok bukan sekadar…

M. Sukri Aruman (kiri) dan Akeu Surya Panji (kanan). Berugaq, pada akhirnya, bukan hanya tentang arsitektur Sasak. Ia adalah cara hidup, cara duduk bersama, cara berbagi waktu, dan cara merawat ingatan kolektif. (Foto: aks)

BUDAYA

Berugaq: Ruang Duduk, Ruang Hidup, Ruang Ingatan

BUDAYA | Selasa, 27 Januari 2026 - 10:06 WITA

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:06 WITA

CERAKEN.ID– Senin pagi, 26 Januari 2026, sekira pukul 09.51 Wita, Akeu Surya Panji, Ketua Perkumpulan Seni Menduli Selayar (PSMS), mengingatkan sebuah agenda yang bagi…

Nilai-nilai ini menjadikan Kebangru’an bukan sekadar ritual adat, tetapi sistem pengetahuan lokal yang relevan hingga hari ini (Foto: ist)

BUDAYA

Menjaga Keseimbangan Leluhur, Menjemput Masa Depan Budaya Sasak

BUDAYA | Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:19 WITA

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:19 WITA

CERAKEN.ID– Di tengah lanskap Lombok yang dilingkari gunung, hutan, dan mata air, masyarakat Sasak sejak lama membangun relasi intim dengan alam. Relasi itu tidak…

Kiri ke Kanan: Ahmad Saleh Tabibuddin, Manshur Zikri, Muhammad Sibawahi, dan Sasih Gunalan. Diskusi ini tidak bergerak dalam satu arah penafsiran tunggal (Foto: aks)

BUDAYA

Belian sebagai Pengetahuan Hidup: Seni, Riset, dan Negosiasi Makna di Taman Budaya NTB

BUDAYA | Minggu, 18 Januari 2026 - 18:54 WITA

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:54 WITA

CERAKEN.ID– Sabtu sore, 17 Januari 2026, Sanggar Tari Taman Budaya NTB tidak sekadar menjadi ruang diskusi, melainkan medan pertemuan berbagai lapisan pengetahuan: seni, riset,…