Pemkot Bima Gelar Musrenbang Anak, Gen Z Sampaikan Usulan Menarik

Senin, 18 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BIMA (ceraken.id) – Sebagai pemerintah daerah yang berhasil menyandang status Kota Layak Anak (KLA) naik satu tingkat dari Madya ke Nindya, Kota Bima terbukti sebagai kota yang mampu mengimplementasikan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak.

Perlindungan khusus anak dilakukan secara terstruktur, terencana, menyeluruh dan berkelanjutan.

Asisten 3 Setda Kota Bima, Drs. M. Saleh yang membuka Musrenbang Anak tingkat Kota Bima mengatakan, musrenbang anak merupakan salah satu tahapan penting untuk mewadahi aspirasi anak-anak dalam proses perencanaan tahunan dan akan menjadi masukan penting untuk dibahas dalam musrenbang RKPD 2025.

“Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Bima untuk terus meningkatkan level Kota Layak Anak yang sekarang berada pada kategori Nindya menuju Utama,” jelas M. Saleh saat membuka Musrenbang Anak, di aula SMKN 3 Kota Bima, Sabtu, 16 Maret 2024.

Sementara itu, Kepala DP3A Kota Bima, Syahruddin, SH memaparkan hak-hak anak yang perlu mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah. “Peserta musrenbang anak tingkat Kota Bima dihadiri sebanyak 60 orang dari berbagai tingkatan, SMA/SMK, MA, SMP/MTs dan SLB,” ucapnya.

Sekretaris Bappeda Kota Bima, Arif Roesman Effendy, ST., MSc, MT lebih banyak memfokuskan dialog interaktif dengan anak-anak peserta musrenbang melalui metode pengungkapan pohon harapan untuk mengidentifikasi kebutuhan yang menurut anak penting untuk dilaksanakan dan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bima.

Arif Roesman menyebut, dari proses interaktif tersebut muncul beragam usulan dan harapan yang menarik dari anak-anak Gen Z tersebut, seperti keberadaan bus sekolah, zona aman sekolah, taman layak anak, fasilitas publik yang ramah disabilitas, peralatan medis utk kesehatan anak dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan khusus untuk anak, pembangunan karakter anak untuk pencegahan kenakalan dan bahaya narkoba, peningkatan rumah aman maupun rumah singgah untuk anak.

“Sehingga tidak ada lagi anak jalanan diperempatan lampu merah dan perlunya penerangan jalan kota karena dibeberapa sudut kota masih banyak jalan yang tidak disertai lampu jalan,” jelasnya saat menjadi pemateri pada musrenbang anak***

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Berita Terkait

Pekan Bakti Sosial Mahasiswa 2026 Berakhir, KPS Ungkap Sejumlah Persoalan di Desa Gumantar
Seni sebagai Kesaksian Zaman: Solidaritas dari Mataram untuk Sumatera
Relawan Iron – Edwin Kembali  Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Lenek Daya di Musim Kemarau
Usai Dilantik Jadi Wakil Rakyat, Tubagus Danarki Utama Gelar Acara Santunan Anak Yatim
Hultah Madrasah NBDI, Bukti Nyata NW Menjunjung Tinggi Hak Perempuan
Lebaran Topat Menjaga Ukhuah Melalui Zikir dan Doa
“Hikayat Topat” Memaknai Perayaan Lebaran Topat
Semarakkan Idul Fitri, FORTAL Gelar Aksi Peduli Yatim Piatu

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:52

Pekan Bakti Sosial Mahasiswa 2026 Berakhir, KPS Ungkap Sejumlah Persoalan di Desa Gumantar

Selasa, 23 Desember 2025 - 01:12

Seni sebagai Kesaksian Zaman: Solidaritas dari Mataram untuk Sumatera

Minggu, 6 Oktober 2024 - 20:02

Relawan Iron – Edwin Kembali  Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Lenek Daya di Musim Kemarau

Jumat, 30 Agustus 2024 - 06:52

Usai Dilantik Jadi Wakil Rakyat, Tubagus Danarki Utama Gelar Acara Santunan Anak Yatim

Senin, 29 April 2024 - 07:22

Hultah Madrasah NBDI, Bukti Nyata NW Menjunjung Tinggi Hak Perempuan

Berita Terbaru

Ia menjadi pengingat bahwa kebudayaan akan tetap hidup (foto: aks / ceraken.id)

BUDAYA

Menjaga Musik Tradisi NTB agar Tak Tinggal Nama

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:26