Denkspa: Jembatan Informasi Menuju Jerman dan Ruang Tumbuh Kolaborasi Sosial

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kolaborasi itu kini tumbuh menjadi contoh bagaimana gerakan lokal dapat terhubung dengan peluang global (Foto: aks/ceraken.id)

kolaborasi itu kini tumbuh menjadi contoh bagaimana gerakan lokal dapat terhubung dengan peluang global (Foto: aks/ceraken.id)

CERAKEN.ID — Kolaborasi antara gerakan sosial dan lembaga edukasi semakin memperlihatkan warna baru dalam gerakan komunitas di Lombok.

Salah satu contohnya terlihat ketika CEO Girindra Wiratni Puspa memberikan ruang bagi komunitas Mari Gerak Indonesia untuk mengelola charity shop mereka, membuka peluang sinergi antara pendidikan, pemberdayaan sosial, dan kolaborasi lintas komunitas.

Langkah tersebut tak lepas dari peran Denkspa sebagai platform berbagi informasi yang membantu masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, yang ingin melanjutkan studi, bekerja, atau merintis kehidupan di Jerman secara mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dari agen perjalanan atau konsultan pendidikan yang mengurus seluruh proses keberangkatan, Denkspa hadir sebagai portal informasi independen.

Platform ini menyediakan panduan lengkap bagi siapa saja yang ingin menempuh jalur mandiri menuju Jerman, mulai dari persiapan dokumen, proses administrasi, hingga penyesuaian kehidupan sehari-hari di negara tersebut.

Baca Juga :  Merawat Gairah Literasi: Menyemai Semangat Menulis di SMP Negeri 6 Polongbangkeng Utara, Takalar

Denkspa didirikan oleh para profesional yang memiliki pengalaman langsung tinggal dan bekerja di Jerman.

Pengalaman pribadi tersebut menjadi kekuatan utama mereka dalam memahami tantangan yang dihadapi calon pelajar maupun pekerja Indonesia yang ingin berangkat secara mandiri. Dari persoalan visa, budaya kerja, hingga adaptasi kehidupan sosial, semuanya disajikan dalam bentuk informasi praktis dan mudah dipahami.

Lebih dari sekadar portal informasi, Denkspa juga berupaya membangun komunitas pembelajar yang saling berbagi pengalaman. Melalui berbagai kegiatan edukatif dan kolaboratif, platform ini mendorong generasi muda untuk berani merancang masa depan global dengan kepercayaan diri dan kemandirian.

Kolaborasi dengan Mari Gerak Indonesia menjadi contoh bahwa pendidikan dan gerakan sosial dapat berjalan beriringan. Di satu sisi, Denkspa membantu membuka peluang masa depan melalui akses informasi global.

Di sisi lain, komunitas sosial seperti Mari Gerak memperkuat solidaritas lokal melalui kegiatan berbagi dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Pesta Buku di Ruang Publik: Cara Anak Muda Lombok Menyalakan Kembali Budaya Baca

Keberadaan charity shop yang dikelola komunitas di ruang Denkspa pun menjadi simbol bahwa ruang belajar tak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga kepedulian sosial. Pengunjung yang datang untuk mencari informasi studi ke luar negeri pun dapat sekaligus menyaksikan aktivitas sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar.

Sinergi semacam ini menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya tentang pendidikan formal, tetapi juga tentang membangun empati, kolaborasi, dan semangat berbagi.

Dari ruang kecil di Mataram, kolaborasi itu kini tumbuh menjadi contoh bagaimana gerakan lokal dapat terhubung dengan peluang global.

Di tengah arus globalisasi yang semakin terbuka, Denkspa dan komunitas-komunitas lokal membuktikan bahwa mimpi menuju dunia internasional tetap bisa tumbuh tanpa meninggalkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.(aks)

Penulis : aks

Editor : Ceraken Editor

Sumber Berita : liputan

Berita Terkait

Dari “Mager” Menjadi Gerakan Sosial: Kisah Mari Gerak Menghidupkan Semangat Berbagi di Lombok
Beriuk Betukah: Ketika Barang Lama Menemukan Makna Baru untuk Pendidikan Anak Lombok
Pesta Buku di Ruang Publik: Cara Anak Muda Lombok Menyalakan Kembali Budaya Baca
Menautkan Kampus dan Industri Media: Strategi Masa Depan Ilmu Komunikasi Unram
Merawat Gairah Literasi: Menyemai Semangat Menulis di SMP Negeri 6 Polongbangkeng Utara, Takalar
Mahasiswa KKN Unram Sasar Pelajar MA Perkenalkan Cara Mengolah Limbah Tembakau Jadi Pestisida Nabati di Desa Perigi Suela Lombok Timur. Ternyata ini Alasannya!
Siswa SMA Sederajat Diimbau Tidak Ikuti Tren Menikah di Bulan Syawal
Viral! Siswa Dilarang Bawa HP ke Sekolah, Bikin Emak-Emak Ngomeh di Medsos. Ternyata ini Alasannya!

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 08:28 WITA

Dari “Mager” Menjadi Gerakan Sosial: Kisah Mari Gerak Menghidupkan Semangat Berbagi di Lombok

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:57 WITA

Denkspa: Jembatan Informasi Menuju Jerman dan Ruang Tumbuh Kolaborasi Sosial

Minggu, 15 Februari 2026 - 23:40 WITA

Beriuk Betukah: Ketika Barang Lama Menemukan Makna Baru untuk Pendidikan Anak Lombok

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:24 WITA

Pesta Buku di Ruang Publik: Cara Anak Muda Lombok Menyalakan Kembali Budaya Baca

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:14 WITA

Menautkan Kampus dan Industri Media: Strategi Masa Depan Ilmu Komunikasi Unram

Berita Terbaru

(Ilustrasi: Reva Adhitama)

CERITA PENDEK

Noktah Merah di Cangkir Kopi

Minggu, 15 Feb 2026 - 21:14 WITA