Taman Budaya NTB Gelar Pesta Seni 2025, Buka Ruang Ekspresi bagi Seniman

Sabtu, 22 November 2025 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan ini digelar untuk mendorong partisipasi seniman dalam aktivitas seni yang dinilai masih rendah dan memerlukan dukungan berbagai pihak (ilustrasi: ist)

Kegiatan ini digelar untuk mendorong partisipasi seniman dalam aktivitas seni yang dinilai masih rendah dan memerlukan dukungan berbagai pihak (ilustrasi: ist)

CERAKEN.ID- MATARAM — Taman Budaya Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali membuka ruang kreativitas bagi seniman melalui penyelenggaraan Pesta Seni NTB 2025. Kegiatan ini digelar untuk mendorong partisipasi seniman dalam aktivitas seni yang dinilai masih rendah dan memerlukan dukungan berbagai pihak.

“Pesta Seni ini adalah refleksi dari karya-karya  seniman lintas seni yang memberi kontribusi nyata untuk kemajuan seni budaya NTB. Tidak angsih buat pelajar saja, bahkan yang mengisi sangat beragam, variasi, hingga bidang seni rupa,” ujar Kepala Taman Budaya Prov. NTB Lalu Surya Mulawarman.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Seni Budaya Taman Budaya NTB, I Nyoman Gde Adimusti TBL, S.Sri, mengatakan bahwa sekolah sebagai ruang pembinaan generasi muda membutuhkan iklim berkesenian yang edukatif, kreatif, dan memberi ruang ekspresi. Menurutnya, Pesta Seni NTB dapat menjadi wadah relaksasi sekaligus sarana mengasah daya cipta seni para pelajar.

“Berdasarkan hal tersebut, maka Taman Budaya Provinsi Nusa Tenggara Barat membuka ruang bagi para pelajar yang berminat dan memiliki bakat seni untuk dapat mengekspresikan kemampuannya dalam kegiatan Pesta Seni NTB 2025,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Taman Budaya untuk terus melestarikan dan mengembangkan seni tradisi Nusantara. “Pesta Seni NTB 2025 merupakan upaya dari Taman Budaya Prov. NTB untuk melestarikan dan mengembangkan Seni Tradisi Nusantara,” kata Gde Adimusti.

Baca Juga :  Dana Indonesiaraya dan Upaya Merawat Masa Depan Kebudayaan Nasional

Pesta Seni NTB 2025 menampilkan beragam kegiatan, termasuk sarasehan, bazaar kuliner, serta sejumlah lomba. Untuk tingkat TK tersedia Lomba Mewarnai, sementara untuk siswa SMA/SMK digelar Lomba Gendang Beleq, Lomba Tari Kreasi, dan Band Competition.

Adimusti mengingatkan bahwa Komunitas, Sanggar dan Universitas yang punya program studi seni di Mataram untuk ambil bagian. Di samping itu, ada juga undangan yang datang dari Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan akan berlangsung pada 28–30 November 2025 di Arena Terbuka Taman Budaya NTB, Jalan Majapahit No. 2, Mataram.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Contact Person Pendaftaran: 0831-4774-4366 (Chika) selama jam kerja.***

 

Penulis : Agus K Saputra

Editor : Ceraken Editor

Berita Terkait

Di Antara Napas dan Getaran: Masa Depan Genggong Lombok Barat
Tentang Igelan Jaran Endut
Swara Loka Karsa: Menyalakan Keberanian Baru Seni Pertunjukan NTB
Swara Loka Karsa: Ketika Nada dan Gerak NTB Mengetuk Panggung Dunia
Merawat Air, Menjaga Tradisi: Dukungan Wakil Bupati untuk Perhelatan Molang Maliq 2026
Dana Indonesiaraya dan Upaya Merawat Masa Depan Kebudayaan Nasional
“Aklammang” di Desa Lantang, Jejak Persatuan dalam Filosofi Akbulo Sibatang
MANDAT BAYAN: Tonggak Baru Kedaulatan Masyarakat Adat di Lombok Utara

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:30 WITA

Di Antara Napas dan Getaran: Masa Depan Genggong Lombok Barat

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:58 WITA

Tentang Igelan Jaran Endut

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:41 WITA

Swara Loka Karsa: Menyalakan Keberanian Baru Seni Pertunjukan NTB

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:26 WITA

Swara Loka Karsa: Ketika Nada dan Gerak NTB Mengetuk Panggung Dunia

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:01 WITA

Merawat Air, Menjaga Tradisi: Dukungan Wakil Bupati untuk Perhelatan Molang Maliq 2026

Berita Terbaru

OPINI

Teori Konvergensi, World Cup 2026 dan Pariwisata Mendunia

Sabtu, 6 Jun 2026 - 17:17 WITA

Diperlukan gerakan kolektif yang menjangkau keluarga, sekolah, komunitas, hingga ruang publik agar perubahan dapat berlangsung secara berkelanjutan (Foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

INFORIAL

Suara Kesetaraan dari Bumi Gora

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:59 WITA