Warga Bima Antusias : RS Apung Laksamana Hayati Gelar Pengobatan Gratis

Jumat, 22 Desember 2023 - 06:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID – Kegiatan pengobatan gratis oleh Rumah Sakit (RS) Apung Laksamana Malahayati PDIP sebagai wujud komitmen Ganjar Mahfud di bidang Kesehatan Masyarakat , dimulai Kamis 21 Desember 2023 di lapangan Serbaguna, Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Ratusan warga datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis.

Pengobatan gratis dibuka secara resmi oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bima, H. Ahmad Yadiansyah. Bahkan ikut mengawali memeriksa kesehatan dan diikuti warga lainnya.

Salah seorang tokoh masyarakat, H M Taufik menyambut positif kegiatan tersebut. Mengetahui ada informasi adanya pengobatan gratis PDIP Kamis pagi, langsung mendatangi lokasi. Bahkan, didaulat untuk memimpin doa sebelum pengobatan gratis dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Taufik mengaku, kegiatan pelayanan pengobatan gratis ini sangat membantu masyarakat. Apalagi, banyak warga yang kurang mampu, sedangkan untuk datang ke dokter, membutuhkan biaya tidak sedikit. Selain biaya pemeriksaan, juga harus membayar obat-obatan.

“Seharusnya pemerintah hadir seperti ini, memberikan pelayanan langsung di tengah masyarakat. Kami bersyukur ada PDIP yang menggagas kegiatan seperti ini, seperti saya yang sudah purna tugas sebagai ASN, terasa biaya sangat berat untuk berobat ke dokter,” ungkapnya.

Apalagi, kata dia, tidak hanya pemeriksaan kesehatan, namun juga memberikan obat-obatan yang dibutuhkan sesuai keluhan warga.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Bima, H. Ahmad Yadiansyah menegaskan, ini juga menjadi bagian dari komitmen Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD untuk memberikan pelayanan kesehatan. Aspek kesehatan menjadi salah satu fokus Ganjar – Mahfud, seperti ditegaskan saat datang ke Bima beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Wastra NTB Menembus Dunia: Diplomasi Budaya dari Mataram ke Australia

Pria yang disapa Yadi ini juga menyampaikan apresiasi kepada waga yang antusias untuk datang pengobatan. Meskipun akan dilsakanakan selama dua hari, namun akan memberikan pelayanan maksimal kepada warga yang datang.

“Bisa dilihat sendiri, ratusan warga datang. Pelayanan akan dilakukan hingga sore hari,” ujarnya.

Caleg DPRD Provinsi NTB Dapil 6 ini menyadari, jika sebagian orang saat ini ke gunung untuk menanam jagung, namun antusias warga masih tinggi.

Pihaknya akan terus menyosialisasikan kegiatan pengobatan gratis ini dan diharapkan animo masyarakat makin besar pada Jumat 22 Desember 2023.

“Kalau daerah lain kegiatannya 10 hari, untuk Kota Bima mendapatkan jatah dua hari,” ungkapnya.

Pihaknya juga telah mematuhi aturan tentang pelaksanaan kegiatan, sehingga kegiatan akan berjalan lancar tanpa hambatan. Demikian juga telah mengurus ijin untuk bersandarnya RS Apung Laksamana Malahayati di pelabuhan Bima.

Jika ada warga yang membutuhkan tindakan medis lebih lanjut, kata dia, maka akan dilakukan di RS Apung Laksamana Malahayati.

Sementara itu, Tim Medis RS Apung Laksamana Malahayati PDIP, dr Michelle mengatakan, hanya PDIP yang memiliki rumah sakit apung. Ini untuk memudahkan PDIP dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya antar pulau.

Baca Juga :  Sasak sebagai Rumah Bersama: Etika Kepemimpinan dan Arah Pembangunan NTB

“Karena negara kita ini adalah negara kepulauan,” imbuhnya.

Warga yang dilayani hari pertama, kata dia, umumnya usia lansia dan mengalami sakit yang disebut PTM (Penyakit Tidak Menular). Keluhan yang dirasakan seperti darah tinggi, gula, kolestrol, sakit lutut, pinggang dan stroke.

“Ada yang stroke kami periksa lengkap. Karena kami tidak bisa melakukan tindakan lebih lanjut, selain memberikan obat, juga menyampaikan beberapa nasehat. Semua obat-obatan yang kami berikan gratis, mereka yang dinyatakan kondisinya sehat, kami berikan vitamin,” ungkapnya.

Ada juga, kata dr. Michelle, orang tua membawa anak-anaknya yang alami kejang dan batuk. Namun sudah diperiksa diberikan obat, serta beberapa pesan kepada orang tua.

“Mereka datang karena panik anaknya alami kejang dan batuk,” tambahnya.

Warga yang datang dihari pertama, kata dia, tidak ada yang dilakukan tindakan lanjut ke RS Apung Laksamana Malahayati. Karena kegiatan pelayanan dilakukan di Lapangan Serbaguna Kelurahan Sadia, sehingga hanya pemeriksaan umum.

Kerana saat ini di Kota Bima, memasuki musim hujan, maka penyakit yang mungkin bisa dialami warga seperti batuk, DBD, tipes, dan lainnya. Warga Kota Bima diingatkan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan.

“Makan dan istirahat yang cukup, jika ada keluhan kesehatan, istirahat, kalau tiga hari tidak ada perubahan, lakukan pemeriksaan dan cek darah,” sarannya.(*)

Berita Terkait

Dari Desa Menuju Dunia: Jalan NTB Menata Kemakmuran
Gubernur Iqbal: Kesalahan “Angle” Berita Berdampak Besar pada Kebijakan Publik
Menjaring Pemimpin Sekolah Masa Depan di NTB
Dari Sektoral ke Kolaboratif: Menata Ulang Arah Pembangunan NTB 2027
Menata NTB dari Akar: Ketahanan Pangan, Kemiskinan, dan Jalan Menuju Destinasi Dunia
Sekda Baru dan Arah Konsolidasi NTB
Menjemput Dunia dari NTB: Sinkronisasi Program Kepemudaan sebagai Jalan Panjang Generasi Global
Analis Mi6: Lindungi Sawah Penting, Tapi Kebijakan Jangan Abaikan Realitas Lapangan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:41 WITA

Dari Desa Menuju Dunia: Jalan NTB Menata Kemakmuran

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WITA

Gubernur Iqbal: Kesalahan “Angle” Berita Berdampak Besar pada Kebijakan Publik

Rabu, 15 April 2026 - 17:15 WITA

Menjaring Pemimpin Sekolah Masa Depan di NTB

Selasa, 14 April 2026 - 21:54 WITA

Dari Sektoral ke Kolaboratif: Menata Ulang Arah Pembangunan NTB 2027

Senin, 13 April 2026 - 23:05 WITA

Menata NTB dari Akar: Ketahanan Pangan, Kemiskinan, dan Jalan Menuju Destinasi Dunia

Berita Terbaru

Halalbihalal KPP NTB. Nilai-nilai itu kembali diteguhkan, dirajut dalam silaturahmi, disemai dalam keikhlasan, dan diharapkan tumbuh menjadi kebahagiaan yang berkelanjutan (Foto: ist/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Halalbihalal KPP NTB: Menjahit Silaturahmi, Merawat Makna Pasca-Ramadan

Minggu, 19 Apr 2026 - 20:20 WITA

Karya Lukis I Nyoman Sandiya (Foto: aks / ceraken.id)

PAGELARAN

Menaklukkan Ego Lewat Kesederhanaan Warna

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:28 WITA

Kartini Ismail (berdiri di tengah memegang mic), saat kunjungan, yang dihadiri Ibu Melinda Aksa, istri Walikota Makassar, dan berapa pimpinan SKPD (Foto: ist/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Dari Posyandu ke Pemandi Jenazah: Kisah Kerelawanan Kartini Ismail

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:46 WITA

Mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram berupaya menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya pola makan sehat (Foto: as/ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Dari Dapur Rumah ke Upaya Pencegahan Stunting

Sabtu, 18 Apr 2026 - 10:32 WITA