Gantikan Mahfud di Acara Kuliah Umum Universitas Bagu Lombok, Imam: Peran Santri Sangat Konkrit

- Pewarta

Senin, 25 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CERAKEN.ID- Civitas Akademik Universitas Qamarul Huda Badaruddin (Uniqhba) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap menggelar Kuliah Umum meski tanpa Mahfud MD yang sebelum dijadwalkan mengisi kegiatan tersebut, Senin (25/12/2023).

Meskipun kegiatan tidak dihadiri Mahfud, kegiatan tersebut tetap berjalan khidmat meski peran Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) itu digantikan oleh Imam Marsudi stafsus MahfudMahfud dan As’ad Said Ali.

Dihadapan para ratusan mahasiswa dan keluarga besar Uniqhba Imam menyampaikan, kontribusi santri sangatlah nyata bagi bangsa Indonesia baik sebelum dan sesudah kemerdekaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kontribusi santri dalam kemerdekaan tidak hanya ketika mengusir penjajah, tetapi pada era berikutnya. Dan itu kongkrit. Apa kontribusi santri pada era berikutnya. Saat ini banyak sekali pejabat di negeri kita itu yang berlatar belakang santri,” kata Imam.

Imam mencontohkan, sosok Mahfud MD seorang santri dan dekat degan keluarga NU sangat berperan bagi bangsa, hingga sosoknya dijuluki sebagai guru besar bangsa.

Baca Juga :  Gelar Pelatihan Tanggap Darurat, Aruna Senggigi Komitmen pada Keselamatan Tamu dan Karyawan

Menurut Imam, salah satu kontribusi nyata Mahfud ai bidang pendidikan santri yakni ketiga menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi yang membatalkan Undang-Undang No. 9 Tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP) yang dinilai akan mengancam eksistensi pendidikan pesantren.

“Ketika dia (Mahfud) menjadi ketua Mahkamah Konstitusi misalnya. Beliau adalah orang yang membatalkan undang undang badan hukum pendidikan di mana badan hukum pendidikan itu adalah kalau tidak dibatalkan mengancam eksistensi pesantren,” kata Imam.

Diterangkannya undang-undang tersebut akan mengancam eksistensi pondok pesantren karena keuangan akan dilakukan audit oleh negara, padahal menurutnya lembaga pendidikan pesantren lahir dari sumbangan sosial kemasyarakatan.

“Isi undang undang itu adalah bahwa yang namanya lembaga pendidikan itu harus mencatatkan pemasukan keuangannya dan kemudian diaudit oleh pemerintah. Kalau auditnya tidak sesuai tidak benar, maka lembaga pendidikan itu diambil oleh pemerintah,” ungkap Imam.

Baca Juga :  Mi6 Gelar Roadshow Episode II di Pulau Sumbawa, Petakan Isu Strategis Pedagang Kaki Lima

“Bahwa pesantren ini sumbangannya masyarakat. Mana pernah ada? Dia mencatatkan sumbangan yang untuk bangun pesantren ada orang sumbang semen, besi, kayu, bahkan lahan,” kata Imam.

Tidak hanya itu kontribusi Mahfud terhadap kebijakan hukum terlihat dari pemberian dana hasil tembakau ke pada daerah NTB, yang semulanya tidak akan dapat diberikan karena tidak memiliki pabrik rokok.

“Bahwa dana bagi hasil tembakau itu semula akan diberikan kepada daerah yang memiliki pabrik -pabrik yang rokok. Sementara Lombok ini merupakan daerah penghasil tembakau, hingga (keputusan) mendapatkan dana bagi hasil,” ungkap Imam.

Rektor Uniqhba Mohammad Ahyar mengungkapkan rasa terimakasih atas kehadiran staff ahli Menkopolhukam yang telah bersedia hadir di lingkungan civitas Uniqhba.

“Meskipun pak Mahfud tidak bisa hadir, saya harap diskusi kuliah Umum ini tetap diikuti dengan penuh rasa semangat, kesempatan kita untuk berdialog kebangsaan,” kata Ahyar.(*)

Berita Terkait

Mi6 Gelar Roadshow Episode II di Pulau Sumbawa, Petakan Isu Strategis Pedagang Kaki Lima
Gelar Pelatihan Tanggap Darurat, Aruna Senggigi Komitmen pada Keselamatan Tamu dan Karyawan
FGD Mi6 : Isu Politik, Jagung, hingga Krisis Air di Bima Menjelang Pilgub NTB 2024
Resmi, Sudirman Dampingi Sahril Maju di Pilkada Sumbawa 2024
Survei Terbaru OMI Institute: Paslon Zul-Uhel Unggul 50,5% Pilgub NTB
Alfamart Gelar Senam Ceria Bersama Lansia: Energi Positif dan Solidaritas Terpupuk
Bupati Bima Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada 2024 
Aruna Senggigi Kembali Raih Penghargaan Tripadvisor Travelers’ Choice 2024
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 20:50 WITA

Mi6 Gelar Roadshow Episode II di Pulau Sumbawa, Petakan Isu Strategis Pedagang Kaki Lima

Kamis, 20 Juni 2024 - 17:29 WITA

Gelar Pelatihan Tanggap Darurat, Aruna Senggigi Komitmen pada Keselamatan Tamu dan Karyawan

Minggu, 2 Juni 2024 - 19:31 WITA

FGD Mi6 : Isu Politik, Jagung, hingga Krisis Air di Bima Menjelang Pilgub NTB 2024

Minggu, 2 Juni 2024 - 13:17 WITA

Resmi, Sudirman Dampingi Sahril Maju di Pilkada Sumbawa 2024

Jumat, 31 Mei 2024 - 23:52 WITA

Survei Terbaru OMI Institute: Paslon Zul-Uhel Unggul 50,5% Pilgub NTB

Kamis, 30 Mei 2024 - 18:46 WITA

Alfamart Gelar Senam Ceria Bersama Lansia: Energi Positif dan Solidaritas Terpupuk

Minggu, 26 Mei 2024 - 20:05 WITA

Bupati Bima Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada 2024 

Jumat, 17 Mei 2024 - 06:49 WITA

Aruna Senggigi Kembali Raih Penghargaan Tripadvisor Travelers’ Choice 2024

Berita Terbaru

Translate »