Transparansi sebagai Pilar Kepercayaan: Komitmen Mataram dalam Keterbukaan Informasi

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Keterbukaan informasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban normatif, melainkan tumbuh sebagai budaya birokrasi yang mengakar (Foto: pemkot mataram / ceraken.id)

Keterbukaan informasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban normatif, melainkan tumbuh sebagai budaya birokrasi yang mengakar (Foto: pemkot mataram / ceraken.id)

CERAKEN.ID — Mataram — Keterbukaan informasi tidak lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang akuntabel, partisipatif, dan dipercaya publik.

Prinsip ini kembali ditegaskan Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, saat menerima jajaran Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dipimpin H. Sansuri, Rabu (6/5/2026), di Ruang Tamu Wali Kota.

Dalam suasana silaturahmi yang hangat, Wali Kota menekankan bahwa keterbukaan informasi merupakan elemen kunci dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kota Mataram, menurutnya, terus berkomitmen memperkuat sistem layanan publik yang informatif, mudah diakses, dan berorientasi pada kepuasan warga.

“Keterbukaan informasi bukan hanya soal menyediakan data, tetapi bagaimana pemerintah hadir secara jujur dan terbuka di tengah masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya membangun kepercayaan publik,” tegasnya.

Sinergi Pemerintah dan Komisi Informasi

Lebih jauh, Wali Kota menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Komisi Informasi sebagai mitra strategis dalam menjaga kualitas keterbukaan informasi. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk memastikan setiap badan publik mampu menjalankan prinsip transparansi secara optimal.

Baca Juga :  Dari Sebuah Logo, Kota Belajar Mengenali Wajah dan Jati Dirinya

Ketua Komisi Informasi NTB, H. Sansuri, menambahkan bahwa keterbukaan informasi memiliki peran strategis dalam mencegah praktik korupsi.

Transparansi yang dijalankan secara konsisten, menurutnya, akan membentuk sistem pemerintahan yang bersih sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik.

Ia juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mataram yang dinilai telah menunjukkan komitmen nyata dalam implementasi keterbukaan informasi. Partisipasi aktif dalam berbagai ajang evaluasi nasional, termasuk TINARBUKA 2023, menjadi indikator keseriusan tersebut.

“Kepemimpinan yang terbuka dan responsif seperti yang ditunjukkan Kota Mataram menjadi contoh penting dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah,” ujarnya.

Penguatan Layanan Informasi Publik

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, jajaran Komisioner KI NTB melanjutkan agenda ke Sekretariat PPID Utama Kota Mataram di Gedung Bale Mentaram.

Baca Juga :  Dari Rokok Legal ke Lapangan Kerja: DBHCHT, Kesejahteraan, dan Perang Bersama Melawan Barang Ilegal

Kunjungan ini bertujuan memperkuat kapasitas pengelolaan informasi publik sekaligus memastikan pelayanan informasi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun sistem informasi publik yang tidak hanya transparan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat.

Keterbukaan informasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban normatif, melainkan tumbuh sebagai budaya birokrasi yang mengakar.

Dengan komitmen yang terus dijaga, Kota Mataram menegaskan posisinya dalam mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (*)

Editor : ceraken editor

Sumber Berita: akun ppid kota mataram

Follow WhatsApp Channel ceraken.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Rokok Legal ke Lapangan Kerja: DBHCHT, Kesejahteraan, dan Perang Bersama Melawan Barang Ilegal
Beda Iman, Saling Menguatkan: Mataram Merawat Indonesia dari Ruang Kebersamaan
Dari Sebuah Logo, Kota Belajar Mengenali Wajah dan Jati Dirinya
Menjaga Integritas, Merawat Kepercayaan: Mataram Didorong Menjadikan Pencegahan Korupsi sebagai Budaya
Jangan Melubangi Perahu: Pesan Integritas Wali Kota Mataram untuk ASN
Menyusuri Jejak Wallace, Menghidupkan Kembali Memori Kota Tua Ampenan
Sepak Bola, Sorak Warga, dan Ruang Persaudaraan di RTH Pagutan
Menyemai Integritas dari Mataram: Saat Antikorupsi Menjadi Gerakan Budaya

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:43 WITA

Dari Rokok Legal ke Lapangan Kerja: DBHCHT, Kesejahteraan, dan Perang Bersama Melawan Barang Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:05 WITA

Beda Iman, Saling Menguatkan: Mataram Merawat Indonesia dari Ruang Kebersamaan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:28 WITA

Dari Sebuah Logo, Kota Belajar Mengenali Wajah dan Jati Dirinya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:49 WITA

Menjaga Integritas, Merawat Kepercayaan: Mataram Didorong Menjadikan Pencegahan Korupsi sebagai Budaya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:34 WITA

Jangan Melubangi Perahu: Pesan Integritas Wali Kota Mataram untuk ASN

Gatra Anyar

Rekonstruksi Desa Adat Sade perlu menggunakan pendekatan berbasis masyarakat  (foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Membangun Kembali Sade, Menjaga Sade Tetap Menjadi Sade

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WITA

"Mencari Rumah Sembunyi". Sabtu, 12 November 2022 (foto: aks / ceraken.id)

OPINI

Mohammad Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Kamis, 27 Agu 2026 - 17:31 WITA

Sebuah kemungkinan baru tentang bagaimana musik tradisi NTB dapat bergerak (foto: aks / ceraken.id)

MUSIK

Menata Pengawak Angin, Mencari Arah Musik Futuristik NTB

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:01 WITA