Transparansi sebagai Pilar Kepercayaan: Komitmen Mataram dalam Keterbukaan Informasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterbukaan informasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban normatif, melainkan tumbuh sebagai budaya birokrasi yang mengakar (Foto: pemkot mataram / ceraken.id)

Keterbukaan informasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban normatif, melainkan tumbuh sebagai budaya birokrasi yang mengakar (Foto: pemkot mataram / ceraken.id)

CERAKEN.ID — Mataram — Keterbukaan informasi tidak lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang akuntabel, partisipatif, dan dipercaya publik.

Prinsip ini kembali ditegaskan Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, saat menerima jajaran Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dipimpin H. Sansuri, Rabu (6/5/2026), di Ruang Tamu Wali Kota.

Dalam suasana silaturahmi yang hangat, Wali Kota menekankan bahwa keterbukaan informasi merupakan elemen kunci dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kota Mataram, menurutnya, terus berkomitmen memperkuat sistem layanan publik yang informatif, mudah diakses, dan berorientasi pada kepuasan warga.

“Keterbukaan informasi bukan hanya soal menyediakan data, tetapi bagaimana pemerintah hadir secara jujur dan terbuka di tengah masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya membangun kepercayaan publik,” tegasnya.

Sinergi Pemerintah dan Komisi Informasi

Lebih jauh, Wali Kota menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Komisi Informasi sebagai mitra strategis dalam menjaga kualitas keterbukaan informasi. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk memastikan setiap badan publik mampu menjalankan prinsip transparansi secara optimal.

Baca Juga :  Menyatukan Arah, Menguatkan Langkah: Mataram dalam Orkestrasi Pembangunan NTB

Ketua Komisi Informasi NTB, H. Sansuri, menambahkan bahwa keterbukaan informasi memiliki peran strategis dalam mencegah praktik korupsi.

Transparansi yang dijalankan secara konsisten, menurutnya, akan membentuk sistem pemerintahan yang bersih sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik.

Ia juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mataram yang dinilai telah menunjukkan komitmen nyata dalam implementasi keterbukaan informasi. Partisipasi aktif dalam berbagai ajang evaluasi nasional, termasuk TINARBUKA 2023, menjadi indikator keseriusan tersebut.

“Kepemimpinan yang terbuka dan responsif seperti yang ditunjukkan Kota Mataram menjadi contoh penting dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah,” ujarnya.

Penguatan Layanan Informasi Publik

Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, jajaran Komisioner KI NTB melanjutkan agenda ke Sekretariat PPID Utama Kota Mataram di Gedung Bale Mentaram.

Baca Juga :  Menjemput Kemandirian Fiskal: Jalan Kreatif Kota Mataram

Kunjungan ini bertujuan memperkuat kapasitas pengelolaan informasi publik sekaligus memastikan pelayanan informasi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun sistem informasi publik yang tidak hanya transparan, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat.

Keterbukaan informasi diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban normatif, melainkan tumbuh sebagai budaya birokrasi yang mengakar.

Dengan komitmen yang terus dijaga, Kota Mataram menegaskan posisinya dalam mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (*)

Editor : ceraken editor

Sumber Berita: akun ppid kota mataram

Berita Terkait

Lorong Pendidikan dan Suara Wayang yang Menolak Diam
Pameran Seni SMAN 8 Mataram Menafsirkan Sekolah sebagai Ruang Tumbuh Kehidupan
Pohon Pule dan Lahirnya Ruang Kerja Hijau di Bale Mentaram
Dua Lapangan, Satu Pesan Pendidikan
Pendidikan Bermutu Dimulai dari Kelas
Membaca LKPJ sebagai Cermin Harapan Kota Mataram
Mataram Innovation Week: Ketika Kota Bertumbuh Lewat Kolaborasi Global
Sinkronisasi Pusat dan Daerah, Kunci Menjaga Arah Pembangunan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 00:16 WITA

Lorong Pendidikan dan Suara Wayang yang Menolak Diam

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:20 WITA

Pameran Seni SMAN 8 Mataram Menafsirkan Sekolah sebagai Ruang Tumbuh Kehidupan

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:47 WITA

Transparansi sebagai Pilar Kepercayaan: Komitmen Mataram dalam Keterbukaan Informasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:06 WITA

Pohon Pule dan Lahirnya Ruang Kerja Hijau di Bale Mentaram

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:45 WITA

Dua Lapangan, Satu Pesan Pendidikan

Berita Terbaru

Berkeliling sambil melantunkan sebutan menu-menu (Foto: ist /   ceraken.id)

NARASI

Pedagang Keliling Bersepeda Sambil Menyanyi

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:39 WITA

Desa Berdaya mencoba menawarkan pendekatan berbeda: menjadikan desa sebagai pusat transformasi sosial dan ekonomi masyarakat miskin (Foto: akun medsos Adhar Hakim /  ceraken.id)

SOSIAL EKONOMI

Desa Berdaya dan Jalan Panjang Melawan Kemiskinan di NTB

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:33 WITA

Adhar Hakim. Desa Berdaya adalah gerakan bersama untuk membangun kesadaran bahwa kemiskinan harus dilawan melalui kolaborasi, bukan hanya program bantuan (Foto: ist / ceraken.id)

INFORIAL

Desa Berdaya dan Ikhtiar Memutus Rantai Kemiskinan di NTB

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:39 WITA