Gubernur Iqbal: Kesalahan “Angle” Berita Berdampak Besar pada Kebijakan Publik

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah (Foto: ist / ceraken.id)

Momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah (Foto: ist / ceraken.id)

CERAKEN.ID — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dirangkai dengan Halal Bihalal, Bincang Talkshow, dan Bincang Wartawan. Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PWI NTB, Rabu (15/04/2026), ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara insan pers dan pemerintah daerah.

Mengangkat tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat Menuju NTB Makmur Mendunia”, acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Sekda NTB, anggota DPRD NTB, jajaran kepala OPD, serta mitra strategis dari BUMN dan BUMD.

PWI NTB: Pers Sehat adalah Pilar Pembangunan

Ketua PWI NTB, Ahmad Ikliluddin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas fasilitas sekretariat baru yang diberikan Pemerintah Provinsi NTB sejak Januari lalu. Meski sederhana, gedung tersebut telah menjadi pusat diskusi dan dialektika para jurnalis dalam mengawal isu-isu daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini adalah puncak peringatan HPN 2026. Tema ‘Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat Menuju NTB Makmur Mendunia’ adalah bentuk komitmen kami. Pers yang sehat artinya pers yang merdeka, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi kode etik,” ujar Ikliluddin.

Ia menegaskan bahwa jika ekosistem pers “sakit” akibat disinformasi dan polarisasi, hal itu akan berdampak buruk pada roda pembangunan ekonomi dan kepercayaan investor. Ikliluddin juga meminta kesediaan Gubernur untuk menandatangani prasasti sekretariat sebagai simbol kerja sama yang harmonis.

Baca Juga :  Lebaran Topat Senggigi: Harmoni Tradisi, Spiritualitas, dan Daya Tarik Wisata
Gubernur: Pentingnya “Angle” dan Edukasi Publik

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi peran PWI dan menekankan betapa besarnya dampak sebuah pemberitaan bagi kebijakan publik. Dalam sambutannya, Gubernur menceritakan pengalaman pribadinya saat bertugas di luar negeri.

Di mana kesalahan pengambilan angle berita oleh media pernah mengakibatkan kerugian biaya negosiasi yang sangat besar bagi negara.

“Satu kalimat yang keluar dari media itu memiliki konsekuensi besar. Pemilihan angle sangat berpengaruh terhadap upaya kita mengedukasi publik. Kita harus memiliki musuh bersama yang jelas, yaitu kemiskinan dan kebodohan,” tegas Gubernur.

Gubernur juga menepis isu personalisasi jabatan dan meminta media lebih menonjolkan kerja kolektif Pemerintah Provinsi NTB sebagai institusi, bukan sekadar figur Gubernur.

Baca Juga :  Di Tengah Tekanan Global, NTB Menguji Daya Tahan Ekonomi Tahun Pertama Pemerintahan

“Saya ingin masyarakat merasakan kehadiran pemerintah provinsi secara utuh. Birokrasi yang baik adalah birokrasi yang terinstitusionalisasi, bukan dipersonalisasi. Saya titip kepada teman-teman media, tunjukkan apa yang dilakukan oleh pemerintah ini untuk rakyat,” tambahnya.

Dukungan Fasilitas dan Harapan ke Depan

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kenyamanan kerja para wartawan, Gubernur Iqbal secara pribadi berkomitmen memberikan bantuan berupa fasilitas “Berugaq” untuk Sekretariat PWI NTB agar menjadi ruang sosial dan ruang diskusi yang lebih hidup.

“Jangan sampai kita punya gedung di NTB tanpa Berugaq. Silakan digunakan untuk diskusi, asalkan jangan dipakai untuk ghibah, apalagi mengghibah Gubernur dan Walikota,” kelakarnya yang disambut tawa para hadirin.

Terakhir, Gubernur mengajak insan pers untuk selalu mengedepankan prinsip Tabayun (klarifikasi) terhadap setiap kebijakan pemerintah guna mendapatkan informasi yang akurat dari sumber pertama. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow dan ramah tamah bersama seluruh keluarga besar wartawan se-Nusa Tenggara Barat. (abi)

Penulis : aks

Editor : ceraken editor

Sumber Berita: pwintb

Berita Terkait

Meneguhkan Makna Usia: Lansia sebagai Pilar Sosial dan Spirit Kartini di NTB
NTB, Laboratorium Ekonomi Syariah dari Timur Indonesia
Dari Mataram ke Megamendung, Juara Kejurprov ORADO NTB 2026 Siap Berlaga
Dari Desa Menuju Dunia: Jalan NTB Menata Kemakmuran
Menjaring Pemimpin Sekolah Masa Depan di NTB
Dari Sektoral ke Kolaboratif: Menata Ulang Arah Pembangunan NTB 2027
Menata NTB dari Akar: Ketahanan Pangan, Kemiskinan, dan Jalan Menuju Destinasi Dunia
Sekda Baru dan Arah Konsolidasi NTB

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:07 WITA

Meneguhkan Makna Usia: Lansia sebagai Pilar Sosial dan Spirit Kartini di NTB

Selasa, 21 April 2026 - 21:53 WITA

NTB, Laboratorium Ekonomi Syariah dari Timur Indonesia

Selasa, 21 April 2026 - 09:37 WITA

Dari Mataram ke Megamendung, Juara Kejurprov ORADO NTB 2026 Siap Berlaga

Kamis, 16 April 2026 - 20:41 WITA

Dari Desa Menuju Dunia: Jalan NTB Menata Kemakmuran

Rabu, 15 April 2026 - 19:49 WITA

Gubernur Iqbal: Kesalahan “Angle” Berita Berdampak Besar pada Kebijakan Publik

Berita Terbaru

Langkah ini bukan sekadar respons jangka pendek terhadap keterbatasan anggaran. Ia mencerminkan upaya untuk membangun fondasi keuangan yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan (Foto: pemkot mataram / ceraken.id)

AJONG MENTARAM

Melampaui Batas Fiskal: Mataram dan Jalan Baru Pembiayaan Daerah

Kamis, 23 Apr 2026 - 13:10 WITA

SOSIAL EKONOMI

ITDC Dukung Media Gathering JMSI NTB di Kawasan Mandalika

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:43 WITA