Mataram Terinformatif: Hangatnya Silaturahmi, Kuatnya Komitmen Keterbukaan Informasi

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tantangan berikutnya bagi PPID Kota Mataram adalah  memastikan bahwa setiap warga benar-benar merasakan manfaat nyata dari keterbukaan informasi yang dijanjikan (Foto: ist)

Tantangan berikutnya bagi PPID Kota Mataram adalah memastikan bahwa setiap warga benar-benar merasakan manfaat nyata dari keterbukaan informasi yang dijanjikan (Foto: ist)

CERAKEN.ID — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti ruang rapat Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (18/02/2026).

Siang itu, rombongan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram yang dipimpin Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP), Nurmila A, datang untuk menyerahkan Laporan Tahunan Keterbukaan Informasi Publik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Mataram Tahun 2025.

Rombongan diterima langsung oleh Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB, H. M. Zaini. Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda formal serah terima dokumen, tetapi juga menjadi ruang dialog, refleksi, sekaligus penguatan komitmen bersama dalam menjaga keterbukaan informasi publik di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan sebagai Wujud Akuntabilitas

Penyerahan laporan tahunan PPID merupakan bagian dari kewajiban badan publik dalam melaksanakan amanat keterbukaan informasi. Dokumen tersebut memuat capaian, evaluasi, hingga tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2025 dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

Bagi PPID Kota Mataram, laporan ini bukan hanya administrasi rutin, melainkan bentuk pertanggungjawaban atas pelayanan informasi yang telah diberikan. Transparansi, dalam konteks ini, menjadi fondasi utama tata kelola pemerintahan yang bersih dan partisipatif.

Baca Juga :  Menyembelih Ego di Hari Raya

Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi PPID Kota Mataram. Dalam ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik yang diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi NTB, PPID Kota Mataram berhasil meraih predikat Badan Publik kategori Kabupaten/Kota Terinformatif Pertama dengan nilai 99,40.

Capaian tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 02/KEP/KI-NTB/XII/2025 tentang Penetapan Hasil Penilaian Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2025.

Nilai 99,40 bukan sekadar angka statistik. Ia mencerminkan konsistensi pelayanan, kelengkapan informasi, responsivitas terhadap permohonan data, hingga kualitas pengelolaan dokumentasi yang dinilai hampir sempurna.

Dalam kesempatan tersebut, H. M. Zaini memberikan apresiasi sekaligus dorongan agar PPID Kota Mataram tidak berpuas diri. Menurutnya, capaian yang sudah sangat tinggi justru menjadi tantangan untuk dipertahankan dan ditingkatkan.

Penguatan komitmen internal, konsistensi pelayanan informasi publik, serta peningkatan kualitas tata kelola secara berkelanjutan menjadi kunci agar predikat terinformatif tidak sekadar menjadi gelar tahunan, tetapi budaya kerja yang melekat dalam sistem pemerintahan.

Keterbukaan informasi, lanjutnya, bukan hanya soal memenuhi indikator penilaian, melainkan membangun kepercayaan publik melalui akses informasi yang cepat, akurat, dan mudah dijangkau.

Baca Juga :  Kebangkitan dari Ruang Bawah Sadar: Membaca Legacy Seniman Bersama Mantra Ardhana
Transparansi sebagai Investasi Kepercayaan

Bagi Pemerintah Kota Mataram, capaian ini menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang transparan dapat diwujudkan secara nyata. PPID Kota Mataram menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat.

Komitmen tersebut sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam membangun kepercayaan publik. Di tengah tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang terbuka dan responsif, keterbukaan informasi menjadi jembatan antara pemerintah dan warga.

Silaturahmi yang terjalin dalam suasana hangat di ruang rapat Komisi Informasi Provinsi NTB itu menandai lebih dari sekadar penyerahan laporan. Ia menjadi simbol bahwa keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban normatif, melainkan kesadaran kolektif untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, partisipatif, dan dipercaya masyarakat.

Dengan capaian hampir sempurna tersebut, tantangan berikutnya bagi PPID Kota Mataram bukan lagi sekadar mempertahankan nilai, tetapi memastikan bahwa setiap warga benar-benar merasakan manfaat nyata dari keterbukaan informasi yang dijanjikan.***

Penulis : aks

Editor : ceraken editor

Sumber Berita: akun PPID Kota Mataram

Berita Terkait

Sanitasi yang Memanusiakan
Menyembelih Keserakahan: Makna Iduladha dari Tiga Mimbar di Mataram
Takbir di Bawah Langit Mataram
Menyembelih Ego di Hari Raya
Wayang Botol di Pantai Ampenan: Anak-Anak Menyalakan Panggung Edukasi Lingkungan
Diskominfo Kota Mataram sebagai Ruang Belajar Bersama di Era Transformasi Digital
Harmoni Kota-Kota Nusantara dan Jalan Kolaborasi Menuju Masa Depan
Jakarta dan Mataram Membayangkan Masa Depan Kota dalam Satu Aplikasi

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:42 WITA

Menyembelih Keserakahan: Makna Iduladha dari Tiga Mimbar di Mataram

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:21 WITA

Takbir di Bawah Langit Mataram

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:24 WITA

Menyembelih Ego di Hari Raya

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:17 WITA

Wayang Botol di Pantai Ampenan: Anak-Anak Menyalakan Panggung Edukasi Lingkungan

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:10 WITA

Diskominfo Kota Mataram sebagai Ruang Belajar Bersama di Era Transformasi Digital

Berita Terbaru

Diperlukan gerakan kolektif yang menjangkau keluarga, sekolah, komunitas, hingga ruang publik agar perubahan dapat berlangsung secara berkelanjutan (Foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

INFORIAL

Suara Kesetaraan dari Bumi Gora

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:59 WITA

BEDAH BUKU

Menyembah Bendoro Cuan: Catatan Perlawanan dari Pinggir Zaman

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:42 WITA