Menyambut Lebaran Topat dengan Semangat Bersih dan Kebersamaan

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebaran Topat tidak hanya menjadi momentum religius, tetapi juga peristiwa sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat (Foto: diskominfo kota mataram/ceraken.id)

Lebaran Topat tidak hanya menjadi momentum religius, tetapi juga peristiwa sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat (Foto: diskominfo kota mataram/ceraken.id)

CERAKEN.ID — Mataram — Menjelang perayaan Lebaran Topat 1447 Hijriah yang akan digelar pada Sabtu, 28 Maret 2026, suasana kebersamaan tampak menguat di Kota Mataram.

Jajaran Pemerintah Kota bersama masyarakat turun langsung dalam kegiatan gotong royong di sepanjang kawasan pesisir, mulai dari Pantai Ampenan hingga Loang Baloq, Jumat (27/03/2026).

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah, aparat kecamatan dan kelurahan, petugas kebersihan, hingga elemen masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi bersih-bersih difokuskan pada penataan kawasan yang diprediksi menjadi pusat keramaian saat Lebaran Topat, sebuah tradisi tahunan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Lombok.

Dua titik utama perayaan tahun ini, yakni kawasan Makam Bintaro dan wisata religius Loang Baloq, diperkirakan akan dipadati pengunjung. Masyarakat tidak hanya datang untuk berziarah, tetapi juga mempererat silaturahmi dan menikmati suasana khas Lebaran Topat yang sarat nilai tradisi dan kebersamaan.

Baca Juga :  Kebangkitan dari Ruang Bawah Sadar: Membaca Legacy Seniman Bersama Mantra Ardhana

Gotong royong ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Mataram dalam memastikan perayaan berlangsung dalam kondisi bersih, nyaman, tertib, dan aman. Selain membersihkan sampah di kawasan pantai, kegiatan juga mencakup penataan akses jalan, area parkir, saluran drainase, serta fasilitas umum yang akan digunakan masyarakat.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram, H. L. Martawang yang akrab disapa Miq Aweng, menegaskan bahwa gotong royong ini merupakan bagian dari kesiapan menyambut para tamu.

Ia menyampaikan bahwa menyambut tamu dengan lingkungan yang bersih adalah bentuk penghormatan sekaligus menjaga kehormatan sebagai tuan rumah.

Baca Juga :  Ketika Mataram Menjadi Ruang Belajar Digital bagi Daerah Lain

“Kebersihan merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam,” ujarnya.

Dalam ajaran Islam, kebersihan tidak hanya dimaknai sebagai kondisi fisik, tetapi juga bagian dari nilai spiritual. Hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim menyebutkan bahwa kebersihan merupakan sebagian dari iman.

Nilai ini menjadi landasan moral yang menguatkan semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Penataan kawasan pesisir ini dinilai krusial mengingat tingginya antusiasme masyarakat setiap tahun. Lebaran Topat tidak hanya menjadi momentum religius, tetapi juga peristiwa sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat.

Oleh karena itu, kesiapan lingkungan dan fasilitas menjadi tanggung jawab bersama agar tradisi ini dapat dirayakan dengan khidmat, sekaligus memberikan kenyamanan bagi seluruh pengunjung.(*)

Penulis : aks

Editor : ceraken editor

Sumber Berita: akun pemkot dan diskominfo kota mataram

Berita Terkait

Sanitasi yang Memanusiakan
Menyembelih Keserakahan: Makna Iduladha dari Tiga Mimbar di Mataram
Takbir di Bawah Langit Mataram
Menyembelih Ego di Hari Raya
Wayang Botol di Pantai Ampenan: Anak-Anak Menyalakan Panggung Edukasi Lingkungan
Diskominfo Kota Mataram sebagai Ruang Belajar Bersama di Era Transformasi Digital
Harmoni Kota-Kota Nusantara dan Jalan Kolaborasi Menuju Masa Depan
Jakarta dan Mataram Membayangkan Masa Depan Kota dalam Satu Aplikasi

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:42 WITA

Menyembelih Keserakahan: Makna Iduladha dari Tiga Mimbar di Mataram

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:21 WITA

Takbir di Bawah Langit Mataram

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:24 WITA

Menyembelih Ego di Hari Raya

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:17 WITA

Wayang Botol di Pantai Ampenan: Anak-Anak Menyalakan Panggung Edukasi Lingkungan

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:10 WITA

Diskominfo Kota Mataram sebagai Ruang Belajar Bersama di Era Transformasi Digital

Berita Terbaru

Diperlukan gerakan kolektif yang menjangkau keluarga, sekolah, komunitas, hingga ruang publik agar perubahan dapat berlangsung secara berkelanjutan (Foto: ntbprov.go.id / ceraken.id)

INFORIAL

Suara Kesetaraan dari Bumi Gora

Jumat, 5 Jun 2026 - 10:59 WITA

BEDAH BUKU

Menyembah Bendoro Cuan: Catatan Perlawanan dari Pinggir Zaman

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:42 WITA